Komparasi Rasa Berkendara Yamaha Fazzio dan Honda Scoopy

Kompas.com - 28/06/2022, 10:02 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Setelah mengulas perbandingan desain antara Yamaha Fazzio dan Honda Scoopy. Kali ini Kompas.com akan mengulas rasa berkendara dua skutik bergaya retro modern yang tersedia di pasar saat ini.

Rasa berkendara merupakan faktor penting saat naik motor. Meski tesnya cukup singkat, namun sedikit mewakili beberapa karakter jalan dari mulai dari jalan mulus, berlubang, dan kemacetan.

Fazzio memiliki dimensi panjang 1.820 mm, lebar 685 mm dan tinggi 1.125 mm. Dengan tinggi jok 750 mm, rider dengan tinggi 168 cm dan berat 70 kg mudah menyentuh tanah.

Baca juga: Ganti Ketua, Ini Visi dan Misi Komunitas Calya Indonesia

Komparasi Yamaha Fazzio Hybrid - Connected dan Honda Scoopy
KOMPAS.com/Dio Komparasi Yamaha Fazzio Hybrid - Connected dan Honda Scoopy

Berlanjut ke area setang, posisinya tak terlalu pendek ataupun tinggi.Tangan juga mudah meraih handel Fazzio Hybrid. Ketika berkendara, posisi badan tidak membungkuk, feeling berkendaranya mirip dengan skutik 125 cc Yamaha lainnya yang hampir tegak sempurna.

Sementara itu, joknya tidak tebal tapi cukup lebar dan nyaman. Saat ditekan busanya cukup, tidak terlalu tipis atau tebal, namun masih terasa agak kaku karena masih baru.

Deknya terbilang cukup karena kaki tidak mentok. Dek rata tersebut muat untuk mengangkut galon air. Posisinya bisa tiduran atau berdiri, tapi kalau berdiri harus kanan-kiri.

Baca juga: Menperin Sebut Ada 4 Kendala Perkembangan IKM Otomotif

Komparasi Yamaha Fazzio vs Honda ScoopyKOMPAS.com/ADITYO WISNU Komparasi Yamaha Fazzio vs Honda Scoopy

Kenyamanan lain tersedia dua cantolan barang yang cukup dibanggakan oleh Yamaha. Konsep yang pertama kali diperkenalkan di Yamaha Gear 125, guna memudahkan pengendara menaruh barang jika tidak muat di bagasi.

Pengendalian dan setangnya enteng dan nyaman. Dapat dikatakan sebelas dua belas dengan saudaranya yaitu Mio J lebih enteng Fazzio Hybrid. Padahal kaki-kakinya pakai pelek 12 inci dan ban yang lebih gendut.

Suspensi terbilang kaku, tapi tidak sampai tahap keras. Hal ini khususnya terasa saat riding sendirian, sementara saat dipakai berboncengan baru terasa ayunan suspensinya. Sebab jika sendiri saat melintasi polisi tidur masih terasa mental.

Baca juga: FDR Kembangkan Ban Khusus buat Motor Listrik

Komparasi Yamaha Fazzio Hybrid - Connected dan Honda Scoopy
Foto: KOMPAS.com/Dio Komparasi Yamaha Fazzio Hybrid - Connected dan Honda Scoopy

Di sisi lain, duduk di atas Scoopy tidak banyak perubahan dari model sebelumnya, yang pernah mencoba Scoopy bakal mengenali dan mudah beradaptasi.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.