Jika Kena Tilang Elektronik, Begini Cara Mengurusnya

Kompas.com - 20/06/2022, 11:22 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) kian meluas hingga berbagai daerah. Upaya ini dilakukan karena pemerintah ingin meningkatkan ketertiban masyarakat saat berkendara di jalan, sehingga keamanan serta kenyamanan pun tercipta.

Berkat teknologi yang kian maju, kini penindakan terhadap pelanggar lalu lintas menjadi lebih mudah dan cepat, yaitu dengan bantuan kamera. Dari kamera tersebut, bisa ditangkap bukti pelanggaran berupa gambar lalu secara otomatis dikirim ke back office ETLE.

Petugas akan mengidentifikasi data pemilik kendaraan dari nomor polisi yang tercantum. Setelah itu petugas akan mengirimkan surat konfirmasi beserta tanda bukti pelanggaran ke alamat pemilik kendaraan.

Baca juga: ETLE Jaring 19 Juta Pelanggar Lalu Lintas, Lebih Efektif dari Manual

Proses pencetakan surat konfirmasi tilang untuk pelanggar lalu lintas yang tertangkap kamera ETLE, Selasa (5/4/2022) di gedung Traffic Management Center (TMC) Polda Metro Jaya.KOMPAS.com/Tria Sutrisna Proses pencetakan surat konfirmasi tilang untuk pelanggar lalu lintas yang tertangkap kamera ETLE, Selasa (5/4/2022) di gedung Traffic Management Center (TMC) Polda Metro Jaya.

Sejak saat itu lah, pelanggar baru mengetahui bahwa tempo hari pernah melakukan pelanggaran lalu lintas. Jika sudah demikian, pelanggar  tidak perlu panik, yang harus dilakukan hanya mengkonfirmasi.

Setiap pelanggar memiliki waktu 8 hari untuk melakukan konfirmasi. Bisa secara online dengan mengunjungi website ETLE atau offline dengan cara datang langsung ke Posko Penegakan Hukum ETLE di daerah masing-masing.

Setelah terkonfirmasi, petugas akan menerbitkan tilang dengan metode pembayaran lewat BRIVA untuk setiap pelanggaran yang terverifikasi untuk penegakan hukum.

Baca juga: Tilang Pakai Kamera HP, ETLE Mobile Tidak Dilakukan Sembarang Polisi

Datangi Kepolisian Resor Kota (Polresta), mantan Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo terkena tilang Elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE), Rabu (23/3/2022)..KOMPAS.COM/Fristin Intan Sulistyowati Datangi Kepolisian Resor Kota (Polresta), mantan Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo terkena tilang Elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE), Rabu (23/3/2022)..

Setelah melunasi pembayaran, maka selesai sudah persoalan. Anda tinggal perlu mengingat-ingat lagi apa saja jenis pelanggaran yang bisa kena tilang elektronik, sehingga hal itu tidak akan terulang lagi.

Sedangkan bila selama 8 hari pelanggaran tersebut tidak terkonfirmasi, atau Anda tidak melunasi tagihan tersebut maka sebagai konsekuensinya STNK akan terblokir sementara.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.