Bertemu Kendaraan Prioritas, Pengemudi Lain Harus Berikan Jalan

Kompas.com - 18/06/2022, 14:31 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Saat berkendara di jalan raya, ada kalanya pengemudi bertemu dengan kendaraan prioritas seperti ambulans.

Bila ambulans berjalan dengan membunyikan sirine dan torator, baiknya pengendara lain bergegas minggir untuk memberikan jalan.

Namun dalam praktiknya, masih banyak kejadian di mana pengguna kendaraan motor justru mementingkan diri sendiri. Contoh seperti sopir ambulans yang cek cok dengan pengemudi mobil karena menghalangi lajunya.

Kejadian ini terekam kamera pengguna jalan dan diunggah kembali oleh akun Instagram @dashcamindonesiai, Sabtu (18/6/2022).

Baca juga: Kasus Salah Isi BBM, Ini Pentingnya Keluar dari Mobil Saat Isi BBM

Dalam unggahan tersebut, tertulissuara sirine ambulans yang sudah terdengar dari jauh harusnya membuat pengemudi lain menunggu sebentar untuk memberikan jalan. 

Training Director The Real Driving Center (RDC) Marcell Kurniawan menjelaskan, pengendara sudah sepantasnya memberikan jalan bagi ambulans yang sedang bertugas.

Kendaraan lain yang berada di sekitarnya juga harus mengurangi kecepatan dan menepi, atau memberi jalan.

"Jadi saat pengemudi mulai mendengar suara sirine, pengemudi harus segera mengetahui asal suara dan mengambil tindakan untuk memberikan jalan bagi ambulans," ucap Marcell.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Dashcam Indonesia (@dashcamindonesia)

Menurut Marcell, ambulans bisa berjalan lancar jika semua kendaraan bekerja sama memberikan prioritas.

"Sebenarnya bila tertib, ambulans dapat melintas dengan baik, karena standar lebar jalan kolektor adalah 7 meter," ucap Marcell.

Namun perlu diingat, sopir ambulans juga harus tetap memperhatikan keselamatan di jalan.

Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI) Sony Susmana mengatakan, pengemudi ambulans harus punya keahlian atau teknik khusus dalam berkendara.

"Kecepatannya harus di atas rata-rata, tapi juga tidak ngebut dan tidak agresif mengingat padatnya lalu lintas dan adanya pasien di kabin," ucap Sony.

Saat melintas di jalan yang sepi, sirine ambulans harus aktif sehingga bisa memberikan sinyal kepada pengguna jalan lain yang akan melintas.

"Kemudian, saat di persimpangan tetap harus hati-hati dan mengurangi kecepatan (apalagi di persimpangan yang tidak berambu atau pas giliran mendapat lampu merah). Karena ada kemungkinan pengemudi yang lain tidak lihat atau tidak mendengar," ucap Sony.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.