Punya Beragam Fungsi, Ulik Cara Kerja Voice Assist pada TVS Ntorq 125

Kompas.com - 17/06/2022, 12:22 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com – Motor baru TVS Ntorq 125 Race XP punya teknologi mutakhir yang jarang ada di skutik sekelasnya. Salah satunya adalah fitur voice assist atau perintah suara.

Teknologi perintah suara (voice assist) ini memungkinkan konsumen untuk berinteraksi dengan skutik ini melalui perintah suara yang diberikan pada aplikasi TVS SMARTXONNECT, melalui perangkat yang terhubung ke smartphone.

Seperti headphone Bluetooth ataupun dengan headphone berkabel, atau helm dengan intercom atau perangkat headset Bluetooth.

Baca juga: Pelat Nomor Putih Mulai Dipakai di Daerah Ini

TVS Ntorq 125 Race XPKOMPAS.com/DIO DANANJAYA TVS Ntorq 125 Race XP

Rizal Rizkiawan Tandju, Deputy GM Marketing PT TVS Motor Company Indonesia mengatakan, nantinya respon motor terlihat pada spidometer yang bisa dilihat langsung oleh pengguna.

Namun salah satu kendala menurut kami, saat ini fitur tersebut tidak dioperasikan menggunakan bahasa Indonesia.

“Sampai sekarang masih bahasa Inggris, tetapi memang voice assist ini dia punya fitur-fitur yang sudah baku. Jadi kata-katanya pun baku. Kita enggak bisa tambah perintah sendiri,” ucap Rizal, kepada wartawan di Jakarta (15/6/2022).

Baca juga: Gunjingan Suzuki S-Presso Masuk Indonesia, Begini Tanggapan SIS

“Jadi misal perintah untuk mode race, ‘activate race mode’, kita harus ngomong seperti itu, ada panduannya,” kata dia.

Salah satu fungsi fitur ini, yaitu mengubah mode berkendara dengan perintah suara. Namun khusus pada fungsi ini, pengguna hanya bisa melakukan perintah pada kecepatan kurang dari 5 kpj untuk alasan keamanan.

“Kurang lebih ada sekitar 10-15 fungsi. Selain mode berkendara, kemudian brightness (kecerahan layar), dan perubahan volume,” ucap Rizal.

Baca juga: Pengendara Motor yang Pakai Sandal Jepit Bakal Kena Tilang?

TVS Ntorq 125 Race XPKOMPAS.com/DIO DANANJAYA TVS Ntorq 125 Race XP

“Lalu ada satu fitur yang harus cek apakah sudah terintegrasi, adalah mengecek SPBU. Mudah-mudahan bisa, karena kami gunakan maps dari Indonesia,” tutur dia.

Secara umum, fitur ini tentu bakal memudahkan pengguna saat berkendara. Tapi pengendara tetap harus memperhatikan keselamatan saat memakainya.

“Jadi ngobrolnya dengan handphone, bukan ke motornya. Si aplikasi itu yang terhubung ke handphone melalui Bluetooth. Mudah-mudahan Juli kami launching, bisa kami set up lebih sempurna lagi,” kata Rizal.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.