Mana Lebih Irit, Mobil Transmisi Matik atau Manual?

Kompas.com - 16/06/2022, 13:31 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Selain soal biaya perawatan, perdebatan klasik soal masalah keiritan bahan bakar antara mobil matik dan manual juga masih terjadi sampai saat ini. 

Tak sedikit yang beranggapan bila dari sisi keiritan bahan bakar, mobil manual jauh lebih efisien. Namun ada juga yang berpendapat sebaliknya. 

Lantas, jika di komparasi sebenarnya lebih irit yang mana?

Baca juga: Apa Pengaruhnya Matikan AC Saat Mobil Melewati Tanjakan?

Didi Ahadi, Dealer Technical Support Dept. Head PT Toyota Astra Motor (TAM) menjelaskan, angka konsumsi bahan bakar jika dikalkulasi per kilometer tidak beda jauh pada mobil transmisi matik atau manual, semua akan tergantung dari gaya mengemudi. 

Petugas melayani pengisian BBM di SPBU 24.351.126 Jalan Pangeran Antasari, Bandar Lampung, Lampung, Selasa (19/4/2022). Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel mengerahkan 384 unit armada mobil tangki, 27 unit bridger avtur dan 174 unit skid tank untuk LPG serta 16 titik SPBU kantung dan 15 titik layanan motoris pada jalur mudik ditambah 11 SPBU Siaga Tol Trans - Sumatera dan empat SPBU Modular di sepanjang jalur Tol Bakauheni - Palembang.ANTARA FOTO/ARDIANSYAH Petugas melayani pengisian BBM di SPBU 24.351.126 Jalan Pangeran Antasari, Bandar Lampung, Lampung, Selasa (19/4/2022). Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel mengerahkan 384 unit armada mobil tangki, 27 unit bridger avtur dan 174 unit skid tank untuk LPG serta 16 titik SPBU kantung dan 15 titik layanan motoris pada jalur mudik ditambah 11 SPBU Siaga Tol Trans - Sumatera dan empat SPBU Modular di sepanjang jalur Tol Bakauheni - Palembang.

"Head to head seharusnya manual lebih irit dari matik, soalnya matik sistem perpindahan giginya diatur girboks yang tersalur ke ECU. Sedangkan transmisi manual, kita sendiri yang mengatur ritme perpindahan gigi yang disesuaikan putaran mesin (RPM)," kata Didi kepada Kompas.com, belum lama ini. 

Secara teknis menurut Didi, tingkat konsumsi bahan bakar mobil bisa jauh lebih irit jika di ukur dengan patokan perangkat komputer. Hanya saja, kalau secara pengukuran akan lebih irit mobil transmisi manual. 

"Secara teoritis seperti itu, tetapi jika secara pengukuran metode konvensional bisa saja lebih irit yang manual. Tetapi perbedaannya tidak terlalu jauh," ucapnya. 

Didi mengatakan, jika pengemudi ingin membuat penggunaan bahan bakar lebih irit, usahakan supaya tidak mengemudi secara agresif.

Bila bukaan throttle semakin besar, otomatis ECU juga memerintahkan injector untuk menyemprotkan bahan bakar lebih banyak. 

Baca juga: Kenapa Posisi Duduk Sopir Bus Lebih Rendah dari Penumpang?

Transmisi manual 6-speed milik Honda Civic Sihondanews.com Transmisi manual 6-speed milik Honda Civic Si

"Jika injakan pedal gas lebih agresif, akan membuat throttle semakin terbuka sehingga aliran bahan bakar semakin banyak. Apalagi jika penggantian gigi dilakukan pada rpm tinggi, tidak memerhatikan torsi dan power mesin kendaraan," katanya. 

Oleh karena itu, Didi menyarankan pengemudi agar mengoper gigi pada rpm 2.000 - 3.000 rpm. Selain itu, penggunaan oktan bahan bakar sesuai rekomendasi pabrik juga menentukan konsumsi bahan bakar. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.