Siklus Peningkatan Pesanan Bus Terjadi Saat Lebaran dan Akhir Tahun

Kompas.com - 30/05/2022, 10:42 WIB

UNGARAN, KOMPAS.com - Berbeda dengan membeli kendaraan penumpang, memesan bus punya langkah yang sedikit berbeda. Pertama, beli dahulu sasis bunya di APM, lalu dibawa ke karoseri untuk dibuat bodi.

Jadi bisa dibilang, bus-bus yang baru akan keluar dari karoseri, bukan APM. Munculnya bus-bus baru di jalanan ternyata ada musimnya, tidak setiap bulan pasti rilis banyak dari Karoseri.

Stefan Arman, Technical Director CV Laksana mengatakan, tren pemesanan bus paling meningkat itu saat lebaran. Begitu juga dengan akhir tahun, mendekati liburan.

Baca juga: Tekan Risiko Cedera Parah, Penumpang Bus Harus Pakai Sabuk Pengaman

Bus PO Eurostar Trans yang menggunakan spion kamera dan kamera 360 derajat dari Karoseri LaksanaDOK. LAKSANABUS Bus PO Eurostar Trans yang menggunakan spion kamera dan kamera 360 derajat dari Karoseri Laksana

"Tren pemesanan bus menjelang lebaran itu naik banget. Jadi bisnis kita itu musimnya, mendekati lebaran itu naik sekali," ucap Stefan di Ungaran belum lama ini.

Alasan operator membeli bus menjelang lebaran adalah agar bisa digunakan mengangkut mudik, jadi pendapatan bisa lebih cepat masuk. Mengingat menjelang lebaran ada yang namanya mudik dan arus balik.

Pada saat itu, terdapat banyak penumpang yang mau pergi ke kampung halaman. Sehingga, jumlah bus yang lebih banyak juga dibutuhkan untuk mengakomodasi penumpang.

Baca juga: Video Toyota Kijang Innova Gagal Nanjak, Dilewati Avanza Model Lama


"Paling puncak di lebaran, nanti akhir tahun juga ketika menyambut libur (Natal dan Tahun Baru) Nataru," kata Stefan.

Biasanya, menjelang tahun baru pesanan yang masuk adalah bus untuk perkotaan. Bisa dijadikan sebagai rapid transit atau yang sekarang sedang tren yakni bus dengan layanan Buy The Service (BTS).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.