Polisi Bakal Tilang Kendaraan yang Pakai Pelat Nomor Putih Ilegal

Kompas.com - 29/05/2022, 18:41 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Regident Korlantas Polri Brigjen Pol. Yusri Yunus mengingatkan masyarakat untuk tidak buru-buru mengganti pelat kendaraan bermotor menjadi warna putih dengan cara membeli secara sembarangan.

Sebab, hal tersebut merupakan tindak ilegal. Pelat berwarna dasar putih akan diterbitkan Polri sehingga masyarakat cukup membayar kewajiban, seperti pajak lima tahunan, biaya mutasi, atau membeli kendaraan baru.

"Tidak perlu bernafsu, masyarakat ikuti aturan. Kok cepat sekali ingin mengganti pelat sampai beli di online. Yang keluarkan pelat itu polisi," kata dia dalam keterangannya, Minggu (29/5/2022).

Baca juga: Nekat Pakai Pelat Putih Buatan, 9 Mobil Kena Tilang

Ilustrasi pelat nomor digantiSHUTTERSTOCK Ilustrasi pelat nomor diganti

Terlebih, dikatakan bahwa pelat nomor yang resmi yakni dikeluarkan oleh Polri memiliki speksifikasi tersendiri dengan bahan lebih baik.

Bagi masyarakat yang menggunakan pelat nomor kendaraan bukan dari Polri dianggap melanggar aturan, dan dapat ditindak sebagaimana diatur dalam Pasal 280 Undang-Undang No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Aturan terkait berbunyi; Setiap pengendara kendaraan bermotor yang tidak dipasangi Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) dipidana dengan pidana kurungan paling lama dua bulan atau denda paling banyak Rp 500 ribu.

"Kami imbau masyarakat jangan beli di online karena tidak sesuai spek (spesifikasi), bisa ditilang, bisa ditindak, ada aturannya. Jadi harus sabar," kata Yusri.

Sebelumnya diberitakan, kepolisian berencana untuk menerapkan aturan pergantian warna dasar pelat nomor kendaraan bermotor menjadi putih mulai Juni 2022 mendatang.

Baca juga: Tiket Nonton Balap Formula E Jakarta Ludes Terjual

Tangkapan layar unggahan sepeda motor dengan pelat nomor putih tulisan hitam yang ramai di media sosial.FACEBOOK Tangkapan layar unggahan sepeda motor dengan pelat nomor putih tulisan hitam yang ramai di media sosial.

Pada tahap awal, hanya kendaraan yang habis masa berlaku pelat nomor kendaraannya dan kendaraan baru, yang diberikan. Sisanya, menunggu pajak lima tahunan habis (bertahap).

Adapun perubahan warna pelat nomor kendaraan bermotor tersebut dilakukan untuk mendukung pelaksanaan efektivitas tilang elektronik berbasis kamera (ETLE).

Pelat warna dasar hitam berpotensi salah mengidentifikasi atau sulit terbaca oleh kamera ETLE yang menjadi pengawas di jalan.

Kebijakan itu tertuang dalam Peraturan Kepolisian Republik Indonesia (Perpol) Nomor 7 Tahun 2021 tentang Registrasi dan Identifikasi Kendaraan Bermotor, yang menggantikan Perpol Nomor 5 Tahun 2012 tentang Registrasi Kendaraan dan Identifikasi Kendaraan Bermotor.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.