Penyesuaian Karakter, Jadi Jurus Honda Perkuat Segmen SUV

Kompas.com - 26/05/2022, 11:22 WIB

Dari hasil survei internal soal kebutuhan SUV yang diinginkan konsumen Indonesia, Honda mendapatkan hasil bila 98 persen menginginkan fun to drive, 92 persen teknologi terbaru, 70 persen punya keunikan, 62 persen ada rasa kebanggaan, serta 60 persen sebagai transportasi.

"Karena itu, Honda menciptakan karakter SUV yang berbeda untuk segmen yang berbeda," ujarnya.

Honda mempunyai SUV lengkap, untuk LSUV ada BR-V yang diperuntukkan sebagai mobil keluarga kekinian menghadirkan kenyamanan bagi seluruh penumpang, kapasitas kargo yang luas, mesin bertenaga terbesar di kelasnya, terjangkau, juga value for money dan ada pilihan Honda Sensing.

Baca juga: Konsumen Minta Harga Honda SUV RS Concept Mulai Rp 250 Jutaan

Naik di atasnya, pada segmen medium ada generasi kedua HR-V yang datang dengan beragam modal baru. Mulai dari tongkrongan sporty, tenaga besar di kelasnya, Honda Sensing, bahkan terdapat varian RS untuk pertama kalinya di produk SUV Honda.

Sementara CR-V, hadir sebagai strata tertinggi SUV Honda di Indonesia yang digadang-gadang punya citra prestisius dan dapur pacu bertenaga dengan mesin 1.500 cc VTEC Turbo Direct Injection, serta Honda Sensing.

Ferdianto mengatakan, makin banyak model SUV yang diperkenalkan di berbagai rentang harga, membuat Honda terus mempelajari kebutuhan konsumen, salah satunya dengan mengenalkan SUV RS Concept yang untuk pertama kali di dunia melakukan debut dalam ajang pameran di Tangerang pada 2021 lalu.

"Pada akhirnya, hasil studi dari mobil konsep ini bertujuan agar Honda dapat terus menghadirkan produk yang melebihi ekspektasi dan kebutuhan dari setiap konsumen," ujar Ferdianto.

Baca juga: Suzuki Mulai Tebar Program Menarik untuk Ertiga Hybrid

Honda CR-V Black EditionKOMPAS.com/ADITYO WISNU Honda CR-V Black Edition

Dari hasil survei sementara terkait SUV purwarupa tersebut, kabarnya banyak masyarakat yang ingin harganya berkisar antara Rp 250 juta sampai Rp 350 jutaan.

"Harga tersebut masih hasil survei sementara, tapi tergantung teknologi, dan lain sebagainya. Kami masih fokus kepada hasil studi sekarang ini," kata Business Innovation and Sales & Marketing Director PT HPM Yusak Billy, di Nusa Dua, Selasa (24/5/2022).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.