Kompas.com - 25/05/2022, 11:42 WIB


JAKARTA, KOMPAS.com - Pada saat membonceng penumpang menggunakan sepeda motor tidak boleh asal. Demi keselamatan berkendara, ada etika yang harus diperhatikan agar aman dan selamat sampai tujuan saat membonceng penumpang motor.

Jika lalai, penumpang berpotensi cedera fatal bila terlibat kecelakaan. Pasalnya, posisi duduk yang salah, terkadang penumpang tidak siap ketika terjadi kecelakaan.

Baca juga: Honda NS125LA, Saudara Jauh Scoopy Bergaya Retro Modern

"Pada saat membonceng, penumpang harus duduk di belakang pengendara agar pengendara mudah mengoperasikan sepeda motor dan mudah memainkan instrumen kelistrikan yang ada di motor," kata Head of Safety Riding Promotion Wahana Agus Sani kepada Kompas.com.

Agus mengatakan apabila pembonceng merupakan anak kecil, usahakan untuk membonceng di belakang.

Bila anak belum bisa menahan keseimbangan, sebaiknya ada pendamping atau menggunakan alat bantu. Membonceng anak di depan pengendara akan memiliki risiko bahaya yang lebih besar.

Penumpang juga wajib memakai perlengkapan berkendara yang sama dengan pengendara hal ini agar pada saat terjadi kecelakaan maka potensi resiko cedera fatal dapat dicegah.

Baca juga: Honda Belum Punya Rencana Hilangkan Mobilio

Orang yang dibonceng duduk menghadap ke samping dan ke depan.(dok.Kompasiana)(dok.Kompasiana) Orang yang dibonceng duduk menghadap ke samping dan ke depan.(dok.Kompasiana)

Kemudian penumpang harus berpegangan kepada pengendara. Hal ini bertujuan agar pengendara mudah melakukan manuver dan kontrol kendaraan pada saat di jalan.

Baca juga: Cara Kerja Suspensi Depan Yamaha Rilis Tricity 125, Motor Roda 3

“Pada saat membonceng, yang terpenting adalah postur badan penumpang mengikuti gerakan pengendara pada saat berbelok. Jangan melawan arah kemiringan sepeda motor karena dapat mengganggu keseimbangan pengendara,” kata Agus.

Usahakan juga lutut penumpang menjepit ringan pada pinggul pengendara dan jangan terbuka lebar. Hal agar pada saat melewati jalan yang sempit maka lutut penumpang aman dari benturan.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.