MLFF Bakal Gantikan E-Toll buat Bayar Tol, Ini Perbedaan Cara Kerjanya

Kompas.com - 22/05/2022, 09:01 WIB

 

JAKARTA, KOMPAS.com - Pembayaran jalan tol dengan transaksi non-tunai nirsentuh atau multi lane free flow (MLFF) bakal menggantikan sistem e-toll yang harus berhenti di lokasi gerbang tol.

Rencanannya sistem pembayaran MLFF akan diperkenalkan di jalan tol pada akhir 2022, dan akan diterapkan secara penuh pada akhir 2023.

Budi Setiyadi, Direktur Jenderal (Dirjen) Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengatakan, saat ini sistem pembayaran MLFF masih dalam proses riset oleh pihak terkait.

“Ini masih dalam proses riset oleh pihak dari badan pengatur jalan tol (BUJT), termasuk PUPR dan badan usaha jalan tol (BUJT),” ucap Budi pada Rabu lalu.

Baca juga: BPJT Masih Kaji Aturan Bayar Denda Tol Nirsentuh

Namun, Budi berharap, sistem pembayaran dengan MLFF dapat segera diberlakukan agar pengendata tol terbantu saat melakukan pembayaran.

Lantas, seperti apa beda ara penggunaan e-Toll dan MLFF sebagai alat pembayaran di gerbang tol?

Untuk saat ini, pengemudi mobil diwajibkan untuk memiliki kartu yang berisi saldo uang elektronik pada kartu e-toll sebelum memasuki jalan tol.

Dilansir dari laman bpjt.pu.go.id, e-toll merupakan kartu elektronik yang digunakan sebagai alat pembayaran non-tunai (cashless) saat memasuki jalan tol di seluruh Indonesia. Pembayaran melalui e-toll membutuhkan estimasi waktu sekitar 4 detik.

Pahami informasi terkait cara cek saldo Flazz BCA di HP, termasuk mengenai cara cek saldo Flazz BCA di iPhone atau cara cek saldo e-toll BCA di HP Android.BCA Pahami informasi terkait cara cek saldo Flazz BCA di HP, termasuk mengenai cara cek saldo Flazz BCA di iPhone atau cara cek saldo e-toll BCA di HP Android.

Penggunaan e-toll cukup mudah, yaitu dengan melakukan tapping pembayaran non-tunai di gerbang tol. Untuk dapat menggunakannya, pemilik kendaraan harus mengisi saldo yang cukup sesuai jarak tempuh.

Saldo e-toll dapat diisi ulang di beberapa gerbang tol yang menyediakan layanan top up saldo elektronik, atau di minimarket di rest area jalan tol.

Sementara MLFF, menggunakan teknologi Global Navigation Satelit System (GNSS), yang memungkinkan melakukan transaksi melalui aplikasi di smartphone dan dibaca melalui satelit.

Baca juga: Kenapa Tuas Sein Mobil Jepang dan Eropa Beda Posisi?

Selanjutnya GPS akan menentukan lokasi yang dideterminasi oleh satelit dan proses map-matching akan berjalan di central system. Saat kendaraan keluar tol dan proses map-matching berakhir, sistem akan melakukan kalkulasi tarif.

Penerapan waktu transaksi di gerbang tol turun hanya menjadi 0 detik dari kegiatan transaksi gerbang tol dengan uang elektronik yang sebelumnya memakan waktu 4 detik.

Dengan diimplementasikannya sistem ini, pembayaran tol tidak lagi perlu berhenti dan kendaraan dapat terus berjalan seperti biasa, sehingga tidak ada lagi antrean pada gerbang tol dan mempersingkat waktu tempuh dan efisien.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.