Kompas.com - 26/04/2022, 19:33 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Setelah dua tahun melarang mudik lebaran untuk mencegah penularan Covid-19, tahun ini pemerintah membolehkan masyarakat untuk mudik.

Meski pemerintah tidak pernah mengimbau untuk mudik pakai sepeda motor, ditengarai msih banyak yang mduik pakai motor. Bahkan diprediksi setidaknya ada 17 juta motor dipakai untuk pulang kampung.

Baca juga: Mudik Lebaran 2022, Ini Tips Berkendara yang Aman dan Nyaman

Petugas Kepolisian menghalau sejumlah pemudik motor yang melawan arah untuk menghindari posko penyekatan mudik di Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Minggu (9/5/2021). Pada H-3 jelang Hari Raya Idul Fitri 1422 H petugas gabungan dari TNI,Polri,Dishub dan Satpol PP memperketat penjagaan pemudik di perbatasan Kabupaten Bekasi dan Karawang.ANTARA FOTO/FAKHRI HERMANSYAH Petugas Kepolisian menghalau sejumlah pemudik motor yang melawan arah untuk menghindari posko penyekatan mudik di Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Minggu (9/5/2021). Pada H-3 jelang Hari Raya Idul Fitri 1422 H petugas gabungan dari TNI,Polri,Dishub dan Satpol PP memperketat penjagaan pemudik di perbatasan Kabupaten Bekasi dan Karawang.

Thomas Wijaya, Direktur Pemasaran Astra Honda Motor (AHM) sebagai pihak produsen motor mengatakan, baiknya pemudik yang menggunakan motor tetap prioritaskan keselamatan.

"Imbauan pemerintah dibolehkan mudik, ini jadi modal buat masyarakat, harapannya buat pemudik motor tetap cari aman ataupun dengan bus (motor dikirim)," kata Thomas dalam video telekonferensi, Senin (25/4/2022).

Thomas mengingatkan pentingnya keselamatan ketika mudik. Supaya momentun setahun sekali ini bisa berjalan sesuai dengan yang diharapkan.

Baca juga: Bahaya Mengantuk Saat Berada di Ruas Tol Surabaya-Probolinggo

Pemudik motor mulai padati jalur Kalimalang menuju Bekasi, Kamis (22/6/2017)Otomania/Setyo Adi Pemudik motor mulai padati jalur Kalimalang menuju Bekasi, Kamis (22/6/2017)

Di satu sisi, keputusan pemerintah membolehkan mudik tahun ini dipercaya dapat mendorong roda ekonomi ke depan. Asal pengendalian virus Covid-19 tetap dijaga.

"Kami percaya dengan mobilitas dan ekonomi yang terus didorong oleh pemerintah harapannnya roda ekonomi bergerak," katanya.

"Dan harga komoditi yang masih terus meningkat tentu memberikan hal positif sehingga marketnya bisa terus tumbuh di tahun ini," ungkap Thomas.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.