Ketahui Bahaya Pasang Roof Box di Mobil SUV Saat Mudik

Kompas.com - 25/04/2022, 18:42 WIB


JAKARTA, KOMPAS.com— Memasuki musim mudik banyak pengguna kendaraan pribadi yang telah menyiapkan diri. Begitu pula seperti persiapan dari pemilik mobil yang turut menyematkan bagasi tambahan atau roof box.

Salah satu jenis mobil yang kerap menggunakan roof box adalah SUV (Sport Utility Vehicle).

Baca juga: Perhatikan Ini Saat Pasang Boks Tambahan di Motor

Akan tetapi, penggunaan roof box pada mobil SUV sangatlah berbahaya dan tinggi risiko kecelakaan lalu lintas

“Jadi harus kita harus paham jangan asal pasang roof box lalu seenaknya membawa banyak-barang. Terutama kalau mobil tersebut jenis SUV yang sudah tinggi dipasang oleh roof box. Saat melajukan mobil dengan kecepatan tetap tinggi sangatlah berbahaya,” kata Founder Jakarta Defensive Driving Consulting (JDCC) Jusri Pulubuhu pada Kompas.com baru-baru ini.

roof box (unsplash)janlika roof box (unsplash)

Mobil SUV tergolong memiliki atap tinggi, dengan adanya roof box maka ketinggiannya akan bertambah. Terlebih lagi, kapasitas barang bawaan kian bertambah  dengan muatan yang berlebih. Alhasil, pusat berat mobil akan berubah karena beban bertambah. 

Apabila pusat berat bertambah, maka mobil atau objek tersebut kian labil. Bila melajukan mobil tanpa hati-hati akan berpotensi menimbulkan gerakan tidak terduga. Hal inilah yang membuat mobil oleng rawan kecelakaan.

Baca juga: Kemenhub Tegaskan Bus Pariwisata Dilarang Disewakan untuk Mudik

Oleh karena itu kecepatannya harus diturunkan karena saat membawa mobil dengan roof box tidak seperti mengendarai tanpa roof box. Dengan kata lain mobil yang disematkan roof box tidak cocok dikendarai dengan keadaan normal driving.

“Agar mudik lebih aman dan tidak terlalu banyak membawa banyak barang, tak ada salahnya mengirim barang ke kampung halaman dengan menggunakan jasa kirim paket. Dengan begitu, pemilik mobil tidak perlu menggunakan roof box, ” ujar Jusri.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.