Kompas.com - 20/04/2022, 14:12 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Satu unit truk tronton diduga mengalami rem blong saat akan mendahului sehingga menabrak kendaraan yang berada di depannya dan dari arah berlawanan, di jalan raya Banjarnegara, Jawa Tengah, Selasa (19/4/2022) malam.

Kecelakaan ini melibatkan dua truk, dua bus, satu minibus dan mobil bak terbuka di pertigaan Singamerta, Kecamatan Sigaluh, saat lampu lalu lintas menyala merah. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

"Diduga truk tronton mendahului kendaraan di depannya, namun dari arah berlawan ada bus yang dikemudikan TH," ucap Kasat Lantas Polres Banjarnegara AKP Erwin Chan Siregar seperti dikutip Kompas Regional, Selasa (19/4/2022).

Baca juga: Cara Mengurangi Risiko Truk Kecelakaan di Jalan Tol

Karena jarak yang sudah dekat, truk tronton tersebut banting stir ke kiri dan justru menabrak truk kecil dan bak terbuka. Selanjutnya, berturut-turut kendaraan bak terbuka tersebut menabrak minibus dan bus di depannya.

"Truk tronton bermaksud mendahului, namun rem tidak berfungsi dengan baik, sehingga menabrak kendaraan di depannya dan dari arah berlawanan," ucap Erwin.

Dalam mengatasi terjadinya rem blong pada truk, Founder Jakarta Defensive Driving Consulting Jusri Pulubuhu menjelaskan pengemudi truk harus terbiasa mengidentifikasi situasi bahaya dari jauh.

"“Dengan demikian, dia bisa memahami situasi kiri dan kanan bahu jalan. Sehingga dalam kasus emergency dia sudah tahu di kiri dan kanannya ada tebing atau lainnya," ucap Jusri.

Kecelakaan beruntun di jalan raya Banjarnegara, Jawa Tengah, Selasa (19/4/2022) malam.KOMPAS.COM/HANDOUT Kecelakaan beruntun di jalan raya Banjarnegara, Jawa Tengah, Selasa (19/4/2022) malam.

Pengemudi juga harus mengusahakan diri agar tidak panik, kemudian cari cara untuk memperlambat laju, misalnya dengan engine brake atau exhaust brake.

Jika dirasa masih kurang, maka harus diambil pilihan lain. Misal, serempetkan kendaraan ke area yang memiliki tingkat kerugian paling minim, seperti tembok, atau lahan kosong.

"Untuk mencegah panik, biasakan mengidentifikasi bahaya dari awal mengemudi. Sehingga dia bisa melakukan perecanaan dari manuver yang dilakukan, bahkan saat kondisi darurat, dia bisa tahu situasi di depannya," ucap Jusri.

Baca juga: Alasan Mengapa Jangan Mudik Menggunakan Sepeda Motor

Rem truk blong bisa disebabkan oleh berbagai macam faktor. Mulai dari kurangnya perawatan rem hingga kapasitas beban yang dibawa.

"“Minyak rem yang bocor pada truk AOH (air over hydraulic) bisa karena pipa bolong, seal robek, baut kurang kencang dan lain-lain," ucap Prasetyo Adi, Deputy GM Product Division PT Hino Motors Sales Indonesia.

Kampas rem yang habis juga membuat kemampuan rem berkurang. Ini terjadi akibat kurangnya perawatan berkala pada kendaraan. Terakhir, kemungkinan lainnya adalah beban yang terlalu berat dan kecepatan kendaraan yang terlalu tinggi, sehingga rem tidak pakem.

"Rem blong bisa dikarenakan kurang perawatan yang jadi kebiasaan dari sopir dan pengusahanya (pemilik truk)," ucap Prasetyo.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.