Arus Mudik Tahun Ini Diprediksi Naik 15 Persen Dibanding 2019

Kompas.com - 19/04/2022, 17:41 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Arus mudik Lebaran pada tahun 2022 tentu bakal lebih padat dibandingkan pada tahun lalu. Bahkan, pada mudik tahun ini diprediksi lebih ramai dibandingkan tahun-tahun sebelum pandemi.

Polda Metro Jaya memprediksi adanya kenaikan pemudik pada libur lebaran tahun ini dibanding pada 2019.

“Naik antara 10 sampai 15 persen dibanding dengan mudik tahun 2019,” ujar Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo di Mapolda Metro Jaya, dilansir dari NTMC Polri (19/4/2022).

Baca juga: Jangan Sampai Salah, Jadwal Ganjil Genap Saat Arus Mudik Lebaran 2022

Ilustrasi kepadatan kendaraan di gerbang pintu keluar Tol Palimanan. Cek perbandingan perkiraan biaya mudik dari Jakarta ke Solo dengan mobil pribadi, bus, dan kereta api.
KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO Ilustrasi kepadatan kendaraan di gerbang pintu keluar Tol Palimanan. Cek perbandingan perkiraan biaya mudik dari Jakarta ke Solo dengan mobil pribadi, bus, dan kereta api.

Seperti diketahui, tahun 2019 merupakan terakhir kali pemerintah mengizinkan mudik bagi masyarakat di masa pandemi Covid-19.

Pada 2020 dan 2021, pemerintah tidak menganjurkan mudik Lebaran karena situasi Covid-19 sedang melonjak.

Sambodo mengatakan, pihaknya telah menyiapkan serangkaian pengamanan selama masa arus mudik dan balik Lebaran tahun ini. Salah satu yang diantisipasi terkait pengamanan di jalur arteri.

Baca juga: Ingat, Ini Fungsi dari Marka Chevron di Jalan Tol

“Jalur arteri sepeda motor itu banyak. Kami mengimbau untuk tidak mudik menggunakan sepeda motor karena berbahaya, tapi tentu tidak bisa kita elakkan,” ucap Sambodo.

“Maka di titik Kedungwaringin dan Jatiuwung yang ke arah Merak itu kita siapkan ada pos pelayanan rest area khusus sepeda motor,” kata dia.

Selain itu, Sambodo juga menyebut, pihaknya bakal melarang truk angkutan berat sumbu tiga ke atas untuk melintas di jalur arteri sepekan sebelum Lebaran.

Baca juga: Spesifikasi dan Harga New Hiace dan New Dyna yang Lulus Euro 4

Kemacetan di Kilometer 47 tol Jakarta-Cikampek arah menuju Cikampek pada pukul 11.40 WIB, Senin (28/3/2022).KOMPAS.COM/FARIDA Kemacetan di Kilometer 47 tol Jakarta-Cikampek arah menuju Cikampek pada pukul 11.40 WIB, Senin (28/3/2022).

“Pembatasan untuk truk, truk angkutan berat sumbu 3 ke atas tidak diperbolehkan melintas ya. Itu tidak diperbolehkan melintas pada H-7 Lebaran sesuai dari surat edaran Kemenhub dan itu semuanya berhenti. Kecuali yang angkut sembako dan BBM,” ujar dia.

Menurut Sambodo, teknis pengamanan lalu lintas selama arus mudik dan balik pun telah disiapkan jajaran Ditlantas Polda Metro Jaya. Salah satu yang dilakukan adalah penerapan one way.

“Kami prediksi tanggal 28 April sudah ada kenaikan volume. Maka 28 April pukul 17.00 WIB sampai 24.00 WIB hari Kamis sudah ada pelaksanaan one way dari Km 47 Karawang menjelang Karawang Barat sebelum turunan dari elevated sampai Gerbang Tol Kalikangkung di Semarang Km 114,” tutur dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.