Suzuki Fokus Jual Mobil Produksi Lokal Dibanding Impor dari India

Kompas.com - 12/04/2022, 17:51 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Lini produk Suzuki di Indonesia bisa dibilang cukup lengkap. Misalnya untuk city car ada Ignis yang bergaya SUV, hatchback ada Baleno, kemudian LMPV diisi Ertiga, LSUV ada XL7, SUV ada SX4 S-Cross dan Jimny dan Carry sebagai pikap.

Namun hanya ada tiga produk yang diproduksi secara lokal, seperti Ertiga, XL7, dan Carry. Sisanya, lini produk yang ditawarkan Suzuki diimpor dari India maupun Jepang untuk Jimny.

Secara penjualan 2021, tiga produk yang diproduksi lokal bisa dibilang punya kontribusi besar. Seperti Carry yang kontribusi nasionalnya 58 persen di penjualan Suzuki, begitu juga di peringkat kedua ada XL7 dan Ertiga di bawahnya.

Baca juga: Bahas Minat Suzuki Ikut Bermain di Segmen SUV Kompak

Modifikasi Suzuki Carry Surf TruckSUZUKI Modifikasi Suzuki Carry Surf Truck

Donny Saputra, Marketing Director PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) 4W mengatakan, sejak 2019, fokus bisnis Suzuki Indonesia adalah penjualan produk yang diproduksi di Indonesia.

"Memang kami provide line up product, tapi fokus kami adalah produk-produk yang kami produksi di Indonesia. Yang menjadi tulang punggung penjualan kami adalah produk yang diproduksi di Indonesia," ucapnya di Jakarta, belum lama ini.

Donny membeberkan, penjualan di 2021, sebanyak 94 persen penjualan Suzuki di Indonesia adalah produk yang dibuat secara lokal. Sedangkan sisanya sekitar 6 persen merupakan kontribusi produk yang diimpor.

Baca juga: Sirkuit Formula E Ancol Punya Lebar 12 Meter, Pas buat Nyalip

"Produk yang kami impor ini tidak banyak, tapi ini kami jual hanya untuk melengkapi segmen atau permintaan konsumen yang ada, tapi bukan fokus produk dari penjualan kami," ucapnya.

Menurut Donny, permintaan dari konsumen mengenai produk seperti city car, hatchback, SUV, crossover, dan lainnya merupakan pasar yang segmented. Jadi sampai saat ini Suzuki lebih fokus untuk menjual produk yang diproduksi di Indonesia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.