Isuzu Klaim Kendaraan Euro 4 Miliknya Aman Minum Semua Jenis Solar

Kompas.com - 21/03/2022, 09:02 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Regulasi kendaraan diesel yang dijual dan diproduksi di Indonesia akan segera berlaku, tepatnya pada 7 April 2022. Saat ini untuk mesin diesel, masih mengikuti standar emisi Euro 2.

Untuk mendapatkan emisi gas buang yang bagus, bukan hanya mengandalkan teknologi kendaraan yang canggih, tapi juga soal bahan bakar yang digunakan.

Agar semakin baik, mesin diesel yang sudah memiliki standar emisi gas buang Euro4 sebaiknya menggunakan bahan bakar solar yang lebih baik kualitasnya. Minimal, solar tersebut punya kadar sulfur di bawah 50 ppm.

Baca juga: Estimasi Kenaikan Harga Isuzu Menjelang Standar Emisi Euro 4


Perlu dicatat, penyebaran bahan bakar tersebut juga saat ini masih belum merata di seluruh Indonesia. Sebagian daerah sudah memiliki bahan bakar dengan standar tersebut, namun masih ada juga yang tidak memilikinya.

Lalu bagiamana jika nantinya unit yang mesinnya sudah Euro4 menggunakan bahan bakar solar yang standarnya masih kurang baik?

Arvin P Sumbung, Product Marketing Manager PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) mengatakan, Isuzu sudah punya pengalaman menjual produk dengan teknologi common rail sejak 2011.

Baca juga: Aksi Ritual Pawang Hujan Rara, Bikin Sirkuit Mandalika Heboh

Common rail sendiri merupakan sistem suplai bahan bakar ke ruang mesin yang diatur secara komputer (computerized) lewat Engine Control Unit (ECU). Komponen tersebut jadi salah satu cara untuk mendapatkan emisi gas buang sesuai standar yang lebih tinggi.

"Kalau dari Isuzu, teknologi common rail sudah kita gunakan walau saat itu masih standar emisi Euro 2. Kita pecaya diri dengan teknologi yang dipakai dan pengalaman lebih dari 10 tahun, dengan bahan bakar yang ada sekarang, kendaraan bisa beroperasi dengan baik," ucapnya dikutip dari Youtube Kompas Otomotif, Minggu (20/3/2022).

Arvin menambahkan, ketika nanti kendaraan Isuzu yang sudah sesuai standar Euro 4 beredar di jalanan, tidak masalah menggunakan bahan bakar yang tersedia.

"Jadi Isuzu di momen Euro 4, menggunakan bahan bakar yang tersedia apa pun, dengan kondisi yang ada, should be ok, harusnya sudah aman. Pengalaman kita 10 tahun dan kita yakin di situ," ucapnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.