Apa yang Membuat Pengemudi Mudah Emosi di Jalan Raya?

Kompas.com - 04/03/2022, 12:12 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com – Belum lama ini tersebar video yang memperlihatkan kekerasan kepada sopir truk di Instagram. Video yang diunggah akun Romansa Sopir Truck itu terlihat pria berbadan kekar membanting dan menginjak kepala pengemudi truk.

Awal mula kejadian ini diduga karena kendaraan pria berbadan kekar bersenggolan dengan truk. Pria tadi pun tidak bisa menahan emosinya dan menyalurkan dengan cara kekerasan.

Jalan raya memang area publik yang dipenuhi berbagai macam kendaraan dan juga karakter pengemudinya. Oleh karena itu, kejadian bersenggolan seperti ini memang kerap terjadi, namun menyelesaikan dengan kekerasan juga bukan solusi.

Baca juga: Belajar dari Kejadian Sopir Truk Dianiaya, Jaga Emosi dan Fokus Mengemudi

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Romansa Sopir Truck (@romansasopirtruck)

 

Lalu apa yang bisa menjadi penyebab pengemudi sangat mudah meledak emosinya?

Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia Sony Susmana mengatakan, ada dua hal yang menyebabkan pengemudi punya perilaku yang gampang emosi, yaitu karakter dan minimnya pengetahuan keselamatan.

“Karakter keras, kaku, atau egois muncul dari lingkungan yang terbangun tanpa mengedepankan kebersamaan, persaudaraan, berbagi, dan tolong menolong. Sehingga tumbuh menjadi pribadi yang tidak mau kalah,” ucap Sony kepada Kompas.com, belum lama ini.

Baca juga: Lane Hogger di Tol Dinilai Membahayakan, Apakah Harus Ada Sanksi?

Jika punya perilaku seperti tadi, akan menjadi hal yang buruk ketika mengemudi di Indonesia. Ketika ada sedikit konflik di jalan raya, mereka langsung emosi dan bisa burujung adu otot.

Selain itu, pemahaman pengemudi tentang keselamatan juga perlu dikuasai dan dipraktikkan. Ingat, kendaraan adalah mesin yang dengan mudah bisa mencelakai orang lain, sehingga emosi harus dijaga.

“Mengingat yang dikendarai adalah mesin, bergerak dan mudah sekali mencederai apabila dilakukan secara asal-asalan. Jangan emosi ketika sedang mengemudi, yang penting adalah fokus sampai tujuan dengan selamat,” kata Sony.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.