Desain KTM Duke 200, Sangar tapi Punya Ergonomi Nyaman

Kompas.com - 26/02/2022, 17:22 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.comKTM Duke 200 jadi pilihan buat konsumen yang ingin merasakan entry level naked sport dari Eropa. Secara umum motor ini masih mengusung basis yang sama dengan pendahulunya, namun dengan tampilan mirip Duke 250.

Dari sisi fascia, motor ini memang terlihat sama persis. Terutama di bagian shroud dan lampu utama. Tapi lampu sebetulnya ada perbedaan, di mana Duke 250 menggunakan DRL di sisi kanan-kiri dan masih menggunakan halogen.

Meskipun halogen, tapi pancaran cahayanya cukup terang berdasarkan pengalaman kami. Terutama ketika dipakai melewati jalan pegunungan, terangnya lampu masih bisa menembus kabut.

Baca juga: Catat, Ini 7 Pelanggaran yang Diincar di Operasi Keselamatan Jaya 2022

Sokbreker depan motor ini menggunakan merek WP Suspension dan dikombinasikan dengan pelek 17 inci, yang dibalut ban berprofil 110/70 R17 dari merek MRF.

Sementara di belakang pakai sokbreker WP Suspension yang memiliki setting preload, dengan pelek 17 inci dengan ban MRF ukuran 150/60 R17.

Kaki-kaki yang berotot ini makin canggih dengan rem radial empat piston keluaran ByBre di depan dan satu piston di belakang, tak ketinggalan teknologi ABS Dual Chanel.

Baca juga: Intip Harga Bekas Koleksi Mobil Indra Kenz Beserta Pajaknya

KTM Duke 200KOMPAS.com/ADITYO WISNU KTM Duke 200

Bicara soal buritan, bagian belakangnya memang terlihat keren dengan bentuk meruncing. Lampu belakang dan sein sudah LED.

Bagian sepatbor sebetulnya keren, modelnya menggantung dan memiliki napas yang sama dengan aura street fighter yang kuat.

Secara estetika memang bagus, tapi secara fungsi kurang sesuai. Karena sepatbor tidak mampu menghalau air dengan maksimal. Ketika melewati hujan dan jalan becek, air masih menyiprat ke bagian jok belakang bahkan punggung pengendara.

Baca juga: Wacana Zero ODOL Diundur ke 2025, Aptrindo Sebut Tidak Adil

KTM Duke 200KOMPAS.com/DIO DANANJAYA KTM Duke 200

Adapun soal ergonomi berkendara, Duke 200 memberikan sensasi sigap bagi pengendara, dengan setang lebar dan dekat dengan badan. Sementara posisi kaki letaknya sejajar dengan badan, sehingga memang agak pegal jika berkendara lebih dari dua jam.

Meski begitu, posisi berkendara Duke 200 terbilang nyaman saat dipakai di perkotaan. Dengan badan tegak, pengendara tidak mudah lelah. Pun begitu saat dipakai keluar kota, posisinya masih cukup rileks, walaupun tidak bisa dibilang santai.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.