Kompas.com - 23/02/2022, 19:21 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Ada beberapa kebiasaan buruk pemilik mobil yang bisa membuat rem cepat aus dan blong.

Salah satu kebiasaan yang dapat membuat rem cepat blong adalah kebiasaan menginjak pedal rem secara tiba-tiba dari kecepatan tinggi. Ini membuat rem bekerja lebih keras dan menjadi cepat panas.

Rem panas kemudian dapat menyebabkan terjadinya vapor lock, dan mengakibatkan rem menjadi blong.

Kondisi ini sangat berbahaya dan dapat berakibat fatal, baik bagi pengemudi maupun pengguna jalan yang lain.

Baca juga: Mengenal Teknik Engine Brake Mobil Transmisi Manual

Training Director Safety Defensive Consulting Indonesia (SDCI) Sony Susmana memaparkan, ada beberapa cara aman yang bisa dilakukan untuk melakukan engine brake pada mobil transmisi matik.

"Untuk kendaraan yang matik-nya model lawas, memang tidak ada engine brake-nya. Biasakan mengurangi kecepatan sebelum turunan, kontrol kecepatan dengan menurunkan gear ke rendah dan menginjak pedal rem secara gradual," kata Sony saat dihubungi Kompas.com, Rabu (23/2/2022).

Ia menjelaskan, menginjak pedal rem secara gradual atau bertahap maksudnya adalah hanya sebatas untuk mengontrol kecepatan saja.

"Hindari menginjak pedal rem dengan keras dan terus-terusan," lanjut Sony.

Rem mobil matikStanly/Otomania Rem mobil matik

Dengan mengurangi kecepatan terlebih dahulu, rem tidak akan bekerja terlalu keras sehingga tidak mudah panas dan blong.

Dealer Technical Support Dept. Head PT Toyota Astra Motor (TAM) Didi Ahadi menjelaskan cara engine brake pada mobil transmisi matik.

"Ada juga di mobil transmisi matik, jadi kalau mobil matik kan biasanya kita di D ya, kalau misal ada turunan tajam di mobil manual biasanya turun ke posisi gigi lebih rendah. Kalau transmisi matik juga ada itu diturunkan ke gigi 3, 2 dan seterusnya secara perlahan," kata Didi seperti dikutip Kompas.com.

Baca juga: Insentif PPnBM 2022, Raize Hanya Dua Varian, Rocky 10 Varian

Saat akan melakukan engine brake, perpindahan tuas persneling pada mobil matik dilakukan saat mobil melaju pada kecepatan 30 kpj, tidak lebih. Ini dilakukan agar komponen transmisi otomatis pada mobil tidak rusak.

Ia menjelaskan, pada semua mobil transmisi matik ada opsi gigi yang lebih rendah. "Semua transmisi matik ada itu gigi untuk yang lebih rendah," jelas Didi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.