Strategi Honda Hadapi Krisis Cip Semikonduktor pada 2022

Kompas.com - 16/02/2022, 10:12 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Krisis cip semikonduktor di industri otomotif global masih belum usai di tahun 2022, tak terkecuali di Indonesia. Pabrikan kendaraan bermotor lantas melakukan sejumlah strategi menghadapi isu ini.

PT Honda Prospect Motor (HPM) sebagai agen pemegang merek (APM) mobil Honda di Tanah Air turut merasakan dampak kelangkaan semikonduktor sejak 2021, ketika permintaan mobil tengah melonjak karena adanya insentif PPnBM DTP.

Belum usai dari krisis tersebut, pada 2022 Honda sudah menyiapkan strategi berupa prioritas produksi untuk sejumlah model yang permintaannya masih tinggi.

Baca juga: Begini Cara dan Biaya Perpanjangan SIM secara Online

"Yang kami lakukan adalah melakukan prioritas produksi untuk model-model yang memang permintaannya sudah tinggi, salah satunya adalah Honda Brio," kata Yulian Karfili, PR & Digital Manager PT Honda Prospect Motor (HPM), dalam diskusi virtual, Selasa (15/2/2022).

"Brio ini permintaannya selalu tinggi dari konsumen dan saat ini setiap ada komponen datang kami akan prioritaskan untuk model yang permintaannya tinggi seperti Honda Brio," ucapnya menambahkan.

Penyerahan perdana All New Honda BR-VDok. HPM Penyerahan perdana All New Honda BR-V

Cip semikonduktor berperan vital atas sejumlah fitur dalam mobil. Yulian mencontohkan, fitur-fitur seperti parking assistairbags, EPS, ABS, audiopower door lockpower window, sistem elektronik pada mesin dan transmisi, hingga lampu-lampu, membutuhkan keberadaan semikonduktor.

Baca juga: 10 Mobil Terlaris pada Januari 2022, Mitsubishi Xpander Urutan Pertama

Selain Honda Brio, model lain yang terdampak dengan adanya kelangkaan chip semikonduktor ialah All New Honda BR-V. Hal ini yang membuat distribusi Honda BR-V tipe Prestige Honda Sensing mengalami hambatan.

Saat keran pemesanan Honda BR-V pertama kali dibuka, tipe tertinggi dengan paket fitur Honda Sensing jadi yang paling diminati, bahkan jumlah pemesanannya mencapai 70 persen dari keseluruhan model.

Dengan adanya krisis cip semikonduktor dibarengi dengan jumlah pemesanan yang tinggi, Honda BR-V varian tertinggi Honda Sensing memiliki masa inden yang panjang. Yulian menyebutkan, saat ini inden mobil LSUV tersebut sudah mencapai 3 bulan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.