Jangan Asal Modifikasi, Bisa Bikin Suspensi Jimny Makin Keras

Kompas.com - 26/01/2022, 10:22 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Sport utility vehicle (SUV) Kompak Suzuki Jimny sejatinya merupakan mobil yang punya habitat medan off road, bukan fokus pada kenyamanan seperti sedan atau MPV.

Apalagi jika dimodifikasi dengan cara yang salah, bisa menyebabkan bantingan suspensi Jimny semakin keras dan tidak nyaman.

Dennis Emmanuel, pemilik dari bengkel spesialis modifikasi dan restorasi Jimny, MMC 4x4 mengatakan, bantingan dari suspensi standar Jimny sebetulnya tidak begitu keras. Hanya saja banyak orang yang melakukan modifikasi per daun dengan cara yang salah.

Baca juga: Apa Bedanya Suzuki Jimny dan Katana?

“Ini sudah menjadi hal umum, melakukan press atau roll per agar mobil jadi tinggi. Kesalahan modifikasi ini sudah umum dan membuat Jimny terkenal dengan suspensinya yang keras,” ucap Dennis kepada Kompas.com belum lama ini.

Menurut Dennis, melakukan press atau roll per membuat kekakuan per atau spring rate menjadi kacau sehingga mengubah rasa berkendara Jimny.

modifikasi jimnyKompas.com/Fathan Radityasani modifikasi jimny

“Per daun yang di press atau roll spring rate-nya otomatis akan ngawur dan fleksibilitas mobilnya jadi hancur. Akibatnya bantingan mobil jadi keras, travel suspensinya kaku, tidak stabil dan limbung,” kata dia.

Kesalahan modifikasi seperti inilah, kata Dennis, yang menyebabkan banyak kerugian, jadi bukan salah dari mobil Jimny-nya.

Baca juga: Bikin Suzuki Jimny 4x2 Jadi 4X4, Siapkan Duit Rp 20 Jutaan

Dennis melanjutkan, dengan modifikasi yang sesuai aturan, suspensi Jimny bisa dibuat lebih nyaman dibandingkan standarnya. Hal ini tentu harus melalui perhitungan secara teliti dan tidak bisa dikira-kira.

Salah satu cara menaikan tinggi kendaraan yang benar adalah dengan cara spring over axle system (SPOA). Cara tersebut dengan memindahkan per daun dari bawah gardan, ke atas gardan mobil.

“Jadi per daun posisinya berada di atas gardan mobil. Cara SPOA ini bisa menambah tinggi mobil sebanyak 4-5 inci,” kata dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.