Desain Livery Gresini Racing Dibuat oleh Desainer Helm Rossi

Kompas.com - 16/01/2022, 09:41 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Gresini Racing resmi memperkenalkan livery yang akan digunakan untuk MotoGP 2022. Warna yang digunakan bisa dibilang cukup unik, karena tidak biasa.

Motor Ducati Desmosedici yang digunakan oleh Enea Bastianini dan Fabio Di Giannantonio dibalut dengan livery berwarna biru muda dengan aksen merah khas Ducati.

Baca juga: Federal Oil Lanjutkan Kolaborasi dengan Gresini Racing di MotoGP

Desainer dari livery ini adalah Aldo Drudi dari Drudi Perfomance. Bagi para penggemar berat Valentino Rossi pasti sudah tidak asing dengan orang ini. Sebab, dia adalah orang yang mendesain semua helm yang digunakan Rossi.

Gresini Racing dengan livery baru untuk MotoGP 2022Dok. MotoGP Gresini Racing dengan livery baru untuk MotoGP 2022

"Kami ingin memadukan warna Ducati dan Gresini. Kami mengambil risiko, karena ini bukanlah warna yang biasanya, tapi saya piki ini akan menjadi unik di grid. 'The Next' diartikan sebagai The Next Chapter (babak berikutnya), tantangan berikutnya," ujar Drudi, saat peluncuran livery yang digelar secara virtual, Sabtu (15/1/2022).

Bastianini mengatakan, warna baru pada motor ini sangat khusus. Dia mengaku cukup aneh ketika pertama kali melihat motornya.

Baca juga: Antangin Resmi Jadi Sponsor Tim Gresini di MotoGP

"Tapi, sekarang ketika saya melihatnya langsung, saya bisa bilang ini luar biasa," kata Bastianini.

Gresini Racing dengan livery baru untuk MotoGP 2022Dok. MotoGP Gresini Racing dengan livery baru untuk MotoGP 2022

Sementara rekan setimnya yang akrab disapa Diggia, mengatakan, ini adalah motor paling cantik yang pernah dia lihat. Menurutnya, warnanya juga sangat unik.

"Dengan warna utamanya yang unik, ini seperti motor tahun '70-an, gaya retro, di trek kami akan mudah dikenali pastinya," ujar Diggia.

Gresini Racing meluncurkan livery untuk MotoGP 2022Dok. MotoGP Gresini Racing meluncurkan livery untuk MotoGP 2022

Saat di Moto2, Diggia menggunakan nomor start 21. Tapi, karena nomor tersebut sudah digunakan oleh Franco Morbidelli, Diggia pun terpaksa menggantinya dengan 49.

"Saya akan menggunakan 49, karena setelah melakukan penelitian, sepertinya nomor ini tidak pernah digunakan di MotoGP. Jadi, saya akan mencoba membuat sejarah dengan nomor ini," kata Diggia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.