Kompas.com - 15/01/2022, 15:22 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Suspensi merupakan salah satu komponen mobil yang berperan penting dalam menjaga kenyamanan berkendara.

Beda tipe mobil, lain juga suspensinya. Namun fungsinya sama, yaitu meredam guncangan yang diakibatkan oleh permukaan jalan tidak rata. Suspensi juga berfungsi menyeimbangkan mobil, saat sedang melaju ataupun diam.

Berdasarkan jenisnya, ada tiga jenis suspensi yang biasa digunakan pada mobil yaitu suspensi independent, dependent dan semi-independent.

Baca juga: Ini Perbedaan Per Daun dan Per Keong pada Suspensi Mobil

1. Suspensi independent

Suspensi jenis ini bekerja secara independen. Menyitat situs Suzuki, dengan suspensi ini, roda kiri dan roda kanan tidak berada dalam satu garis kaku. Salah satu contoh suspensi independent adalah suspensi Macpherson.

Mobil-mobil yang menggunakan suspensi ini biasanya adalah mobil yang berbobot ringan seperti sedan, MPV dan hatchback. Karena, suspensi Macpherson memiliki desain yang sederhana dan tidak memakan tempat.

Selain Macpherson, ada suspensi double wishbone yang banyak digunakan untuk kendaraan yang berukuran lebih besar, yaitu mobil double cabin dan big SUV. Namun, desainnya jauh lebih rumit dibandingkan suspensi Macpherson.

Roda belakang Hyundai Palisade didukung suspensi independen di tiap roda.KOMPAS.com/DIO DANANJAYA Roda belakang Hyundai Palisade didukung suspensi independen di tiap roda.

Baca juga: Suspensi Baru Xpander Facelift, Bantingannya Mirip Mobil Eropa?

2. Suspensi dependent

Pada suspensi dependent, roda kanan dan roda kiri berada di satu garis kaku. Artinya, kedua roda tidak bebas seperti pada suspensi independent. Jika salah satu roda terkena goncangan, maka roda lainnya yang terpaut juga akan terpengaruh.

Suspensi dependent juga dikenal dengan nama suspensi rigid. Suspensi ini biasanya digunakan untuk bus atau truk, karena lebih kokoh dan kuat untuk menopang kendaraan yang bobotnya berat.

3. Suspensi semi-independent

Suspensi jenis ini teknisnya merupakan gabungan dari suspensi independent dan suspensi dependent. Suspensi ini dikembangkan dari bentuk dasar suspensi rigid.

Contoh suspensi semi-independent adalah suspensi torsion beam. Suspensi ini biasanya digunakan pada mobil yang roda penggeraknya di bagian depan (front-wheel drive).

Melansir situs Honda, suspensi ini juga banyak digunakan pada mobil-mobil kecil keluaran Eropa.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.