Masih Banyak Orangtua yang Lalai Bonceng Anak Saat Naik Motor

Kompas.com - 12/01/2022, 17:01 WIB
Pemudik motor terjebak macet di jalur alternatif Karawang-Cikampek, Cilamaya, Karawang, Jawa Barat, Sabtu (27/7/2014). Arus mudik ke kota-kota di Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur diperkirakan akan masih padat hingga H-1 Lebaran. KOMPAS IMAGES / RODERICK ADRIAN MOZESPemudik motor terjebak macet di jalur alternatif Karawang-Cikampek, Cilamaya, Karawang, Jawa Barat, Sabtu (27/7/2014). Arus mudik ke kota-kota di Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur diperkirakan akan masih padat hingga H-1 Lebaran.

JAKARTA, KOMPAS.com - Bukan pemandangan yang langka ketika sedang di jalan melihat orangtua yang membonceng anak kecil di bagian depan atau belakang sepeda motor.

Contohnya video yang diunggah oleh akun Instagram @dashcamindonesia. Dalam rekaman tersebut terlihat seorang anak yang menghadap belakang tengah dibonceng oleh seorang pria.

Pria tersebut menggunakan alat gendongan yang diikatkan dengan tubuh sang anak. Bocah itu pun terlihat anteng sambil memperhatikan kondisi jalan.

Lantas yang menjadi pertanyaan, apakah cara membonceng anak seperti itu aman untuk dilakukan?

Baca juga: Pilihan SUV Murah di Bawah Rp 200 Tanpa Diskon Pajak

Head of Safety Riding Promotion Wahana Agus Sani mengatakan, ketika membonceng anak memang ada beberapa hal yang harus diperhatikan agar dalam perjalanan semuanya menjadi aman dan selamat.

“Pertama, posisi duduk anak sebaiknya ditempatkan di belakang pengendara, hal ini dilakukan agar anak dapat terlindungi dari terpaan angin dan benda-benda kecil yang beterbangan dari arah depan kendaraan,” ucap Agus saat dihubungi Kompas.com, Rabu (12/1/2022).

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Dashcam Indonesia (@dashcamindonesia)

Dengan menempatkan anak di jok belakang, pengendara juga lebih mudah melakukan manuver dan memainkan instrumen motor.

Selanjutnya, Agus mengatakan, pengendara wajib memastikan si anak berpegangan. Apabila usia anak belum cukup kuat untuk berpegangan dan tidak dapat menginjak footstep motor, harus ditambahkan alat pengikat ke pengendara agar anak tidak terjatuh.

Baca juga: Cara Gampang Merawat AC Mobil agar Tetap Dingin

“Bisa menggunakan pengikat seperti itu, namun duduknya harus menghadap ke depan, bukan ke belakang seperti yang ada di video,” kata dia.

Kemudian, yang tak kalah penting adalah anak juga harus menggunakan perlengkapan berkendara seperti helm dan jaket agar aman saat terjadi kecelakaan.

“Ketika membonceng anak, pengendara juga harus memperhatikan kecepatan, jangan terlalu kencang karena anak belum cukup kuat untuk berpegangan,” ucapnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.