Begini Cara Cek Sabuk Pengaman Saat Membeli Mobil Bekas

Kompas.com - 10/01/2022, 12:12 WIB
Ilustrasi sabuk pengaman pesawat Shutterstock/MIA StudioIlustrasi sabuk pengaman pesawat

JAKARTA, KOMPAS.com - Sudah jadi pengetahuan umum bahwa butuh ketelitian lebih saat hendak membeli sebuah mobil bekas. Sebab ada berbagai hal yang wajib diperhatikan secara detail ketika dana yang dimiliki terbatas.

Umumnya, pengecekan mobil bekas meliputi eksterior dan interiornya, kondisi mesin, sistem kelistrikan, sampai kaki-kakinya. Kadang, calon pembeli lupa untuk memastikan kondisi fitur keselamatan dalam mobil bekas tersebut, salah satunya sabuk pengaman.

Sabuk pengaman jadi fitur keselamatan wajib dalam mobil. Berkat perangkat ini, pengemudi dan penumpang bisa tetap aman dari risiko terempas dan terbentur jika mengalami kecelakaan.

Baca juga: Toyota Land Cruiser 300 Meluncur Pekan Depan, Ini Bocoran Harganya

CEO OtoSpector Jeffrey Andika mengatakan, bila sabuk pengaman mengalami kerusakan atau cacat maka fitur keselamatan mobil akan berkurang. Jadi perlu untuk dicek baik dari kepala sabuk sampai kain sabuknya.

Ilustrasi seat beltwww.oralanswers.com Ilustrasi seat belt

“Kalau talinya sudah mulai banyak sobek, meskipun fungsi normal saat terjadi kecelakaan, maka tetap tidak bisa menahan pengendara juga di kursi,” kata Jeffrey kepada Kompas.com beberapa waktu lalu.

Ia menyarankan agar calon pembeli mobil bekas melakukan tes kecil dengan menarik sabuk pengaman secara mendadak dan cepat dengan gerakan mengentak.

Baca juga: Buat Pemula yang Menyetir di Jalan Tol, Tolong Perhatikan Hal Ini

“Coba tarik sabuk pengaman dengan keras (ditarik dengan entakan). Jika dientak, fungsi sabuk pengaman yang normal seharusnya tidak bisa ditarik atau memanjang untuk menahan tubuh pengendara,” kata Jeffrey lebih lanjut.

Tes ini juga bisa dilakukan untuk mengecek sabuk pengaman dengan fitur pretensioner. Fitur ini berfungsi menahan sabuk agar tetap kencang saat mobil mengalami benturan. Apabila mobil mengalami kecelakaan, perangkat pretensioner ini wajib diganti dengan yang baru.

“Selain itu, pemeriksaan sabuk pengaman ini juga dapat dilakukan dengan menggunakan scanner OBD. Sensor pada mobil akan memberitahukan bahwa sabuk pengaman rusak dan butuh penggantian,” kata Jeffrey menambahkan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.