Ingat, Hasil Uji Emisi Kendaraan di Jakarta Berlaku 1 Tahun

Kompas.com - 07/01/2022, 08:22 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Jakarta Barat berencana hendak menambah lokasi layanan uji emisi kendaraan bermotor di wilayah administrasinya.

Tidak tanggung-tanggung, penambahan lokasi layanan uji emisi di Jakarta Barat bakal dilakukan di tiap kelurahan. Hal tersebut diungkapkan langsung Wali Kota Jakarta Barat Yani Wahyu Purwoko belum lama ini.

“Kita sedang persiapkan itu, tentunya dengan berkolaborasi dengan elemen dan stakeholder masyarakat,” ucap Yani, mengutip Kompas.com, Kamis (6/1/2022).

Saat ini, pihaknya baru memiliki sembilan lokasi uji emisi yang tersebar di Cengkareng, Tambora, Kebon Jeruk, Kalideres, Palmerah, Kembangan, Grogol, Petamburan, dan Tamansari.

Baca juga: Pelat Nomor Dipasang Cip, jika Belum Bayar Pajak Tidak Bisa Masuk Tol dan Parkir

“Ini baru sembilan. Harapannya di setiap titik kelurahan akan kita upayakan tempat uji emisi,” kata ia menambahkan.

Sebagai pengingat, hasil uji emisi memiliki masa berlaku yang terbatas. Dengan kata lain, meski sebuah kendaraan sudah dinyatakan lolos uji emisi, pemilik wajib melakukan uji tersebut kembali ketika masa berlakunya sudah habis.

Untuk uji emisi pada mobil, ada dua alat yang digunakan. Pertama alat kalibrasi yang menunjukkan angka hidrokarbon, karbonmonoksida dan karbondioksida.  Kedua, alat pengukur yang nantinya dimasukkan ke dalam knalpot.KOMPAS.com/NIRMALA MAULANA ACHMAD Untuk uji emisi pada mobil, ada dua alat yang digunakan. Pertama alat kalibrasi yang menunjukkan angka hidrokarbon, karbonmonoksida dan karbondioksida. Kedua, alat pengukur yang nantinya dimasukkan ke dalam knalpot.

Menurut aturan lama pada Pergub DKI Jakarta Nomor 92 Tahun 2007, hasil uji emisi hanya berlaku selama enam bulan. Namun, dilakukan revisi kebijakan dengan penerbitan Pergub DKI Jakarta Nomor 66 Tahun 2020.

Pada aturan terbaru, hasil uji emisi bisa berlaku hingga satu tahun lamanya. Revisi ini dilakukan agar kebijakan wajib uji emisi bagi kendaraan dengan usia di atas tiga tahun tidak memberatkan masyarakat.

Baca juga: Bahas Desain Eksterior Mitsubishi Xpander Ultimate 2022, Makin Ganteng

Lebih rinci, berikut penjelasan dalam Pergub DKI Jakarta Nomor 66 Tahun 2020, tepatnya Pasal 3 ayat (2) hingga (4) yang menerangkan masa berlaku uji emisi termasuk soal pelaksanaan dan pihak yang menanggung biayanya.

(2) Wajib uji emisi gas buang sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan paling sedikit 1 (satu) kali dalam 1 (satu) tahun yang dilaksanakan di Tempat Uji Emisi dan dilakukan oleh Teknisi Uji Emisi.

(3) Hasil pelaksanaan uji emisi gas buang sebagaimana dimaksud pada ayat (1) direkam dalam Sistem Informasi Uji Emisi.

(4) Biaya uji emisi gas buang dibebankan kepada pemilik Mobil Penumpang Perseorangan dan Sepeda Motor.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.