Mulai Januari 2022, Bus Transmusi Palembang Berhenti Beroperasi

Kompas.com - 04/01/2022, 15:42 WIB

PALEMBANG, KOMPAS.com - Layanan Bus Rapid Transit (BRT) Transmusi Palembang sementara waktu tidak beroperasi hingga batas waktu yang belum bisa ditentukan.

PT Sarana Pembangunan Palembang Jaya (SP2J) selaku pengelola bus Transmusi menghentikan seluruh operasional bus lantaran tak lagi mendapatkan subsidi dari Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang. Hal ini dikarenakan jika mengandalkan penjualan tiket saja, tidak bisa balik modal.

Baca juga: Terulang Lagi, Pengendara Motor Tertabrak Kereta Api di Kediri

Direktur Utama (Dirut) SP2J Ahmad Nopan mengatakan, semula SP2J mengajukan subsidi sebesar Rp 17 miliar kepada Pemkot Palembang untuk biaya operasional Transmusi. Setelah dievaluasi, anggaran itu hanya disetujui Komisi II DPRD Palembang senilai Rp 12 miliar.

Bus Trans Banyumas akan mulai dioperasikan awal bulan Desember 2021.KOMPAS.COM/DOK PEMKAB BANYUMAS Bus Trans Banyumas akan mulai dioperasikan awal bulan Desember 2021.

Namun, ternyata anggaran tersebut tidak dianggarkan oleh Dinas Perhubungan Kota Palembang.

"Operasional terpaksa kita setop karena tahun ini tak dapat subsidi," kata Nopan dalam keterangannya, Senin (3/1/2021).

Baca juga: Bisakah Moge Standar Ditilang karena Suara Knalpot Bising?

Nopan mengatakan, ada sekitar 30 unit bus Transmusi yang setop operasional dan 140 pekerja sementara waktu dirumahkan. Mereka diminta di rumah saja karena belum pasti kapan bus ini akan kembali beroperasi. Tapi jika anggaran subsidi nanti disetujui pada APBD Perubahan maka mereka bisa kembali bekerja lagi.

Bus Transmusi sebelumnya merupakan salah satu upaya Pemkot Palembang untuk mengurai kemacetan dimana masyarakat akan lebih banyak menggunakan transportasi publik. Transportasi publik ini sudah mulai beroperasi selama 11 tahun sejak Februari 2010.

Ilustrasi Bus Transmusi Ilustrasi Bus Transmusi
Ilustrasi Bus Transmusi Ilustrasi Bus Transmusi
Ilustrasi Bus TransmusiPemkot Palembang Ilustrasi Bus Transmusi
Bus-bus Transjakarta ngetem di Terminal Pulogadung, Jakarta Timur, Senin (6/12/2021).KOMPAS.com/NIRMALA MAULANA ACHMAD Bus-bus Transjakarta ngetem di Terminal Pulogadung, Jakarta Timur, Senin (6/12/2021).

"Operasional kita sangat tergantung dengan APBD dan kita memang tidak bisa lagi membayar karyawan tanpa adanya subsidi dari pemkot," kata dia.

Baca juga: Harga Skutik Bongsor, Nmax dan PCX Januari 2022

Saat ini ada total 60 bus yang dikelola Transmusi. Rinciannya, 30 bus Transmusi dan 30 Teman bus. Hanya bus Transmusi saja yang tidak beroperasi, karena Teman bus mendapat subsidi dari Kemenhub maka tetap bisa beroperasi lagi. Jadi hanya rute yang dilalui Transmusi saja yang tidak beroperasi sementara waktu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.