Mitos atau Fakta, Tekanan Udara Ban Mobil Harus Dikurangi Saat Kondisi Hujan?

Kompas.com - 03/01/2022, 15:42 WIB
Ilustrasi ban mobil. PIXABAY/E BOUWENIlustrasi ban mobil.

JAKARTA, KOMPAS.COM – Memasuki musim penghujan, pengemudi mobil wajib lebih waspada saat berkendara. Ban menjadi salah satu komponen mobil yang harus diperhatikan.

Saat hujan, kondisi medan jalan akan berbeda karena lebih basah. Untuk melewati jalan yang basah, beberapa pengendara memilih mengurangi tekanan angin pada ban mobil.

Nurrahman Adi Saputra, Kepala Bengkel Auto2000 Lampung Raden Intan mengatakan jika kiat ini bukan hanya sekedar mitos.

Baca juga: Daftar Harga BBM Shell, Pertamina, dan Vivo per Januari 2022

“Ada benarnya juga apabila memang melewati jalan yang betul-betul tergenang air,” katanya pada Kompas.com, Senin (3/1/2021).

Bila keadaan jalan tidak terlalu ekstrim saat musim hujan, menurut Nurrahman ban mobil tidak perlu melakukan pengurangan angin.

Ilustrasi cek tekanan udara pada ban mobilMICHELIN INDONESIA Ilustrasi cek tekanan udara pada ban mobil

Perlu diketahui, setiap pabrik ban dan kendaraan telah melakukan penelitian pada setiap ban yang layak pakai. Apabila telah melewati uji untuk segala kondisi tekanan ban, akan dianjurkan spesifikasi yang tertera bagi setiap ban.

Oleh sebab itu, jika ingin mengurangi tekanan pada ban mobil tidak boleh sembarangan. Tekanan gas pada mobil harus mengikuti standar yang ditentukan oleh pabrik.

Baca juga: Ini Alasan Kalau Terabasan Jangan Sendirian

Jika tekanan gas pada ban terlalu rendah atau terlalu tinggi akan memiliki risiko yang berbahaya. Tapak ban pada permukaan jalan menjadi tidak maksimal sehingga sangat fatal.

Nurrahman juga mengatakan jika saat berkendara di musim hujan yang paling utama adalah menjaga kecepatan kendaraan. Terutama saat melewati jalan dengan genangan air.

“Pilihlah ban yang kembangannya bisa lebih memecah atau mengalirkan air keluar ban,” kata dia.

 

 

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.