Tren Mobil Bekas Diesel di Bursa Mobkas

Kompas.com - 24/12/2021, 12:02 WIB
Pengujian emisi dan performa Toyota Fortuner 2.4 VRZ Diesel Jakarta-Yogyakarta dalam acara Kompas Otomotif Challenge (KOC) 2021. KOMPAS.com/GilangPengujian emisi dan performa Toyota Fortuner 2.4 VRZ Diesel Jakarta-Yogyakarta dalam acara Kompas Otomotif Challenge (KOC) 2021.

 

Kompas.com, JAKARTA— Ada dua jenis kendaraan pada umumnya tersedia di bursa mobil bekas (mobkas). Pertama, mobil bermesin bensin dan kedua, diesel yang mengonsumsi solar.

Ada banyak keungulan yang diberikan mobil bermesin diesel, maka tak heran jika mobil jenis ini memiliki tempat spesial di hati konsumen. Bahkan, popularitas mobil bekas bermesin diesel diprediksi menanjak di tahun depan.

Andi, pemilik showroom jual beli mobil bekas Jordy di MGK Kemayoran, mengatakan, jika pasar mobil bekas bermesin diesel akan berprospek baik. Meskipun harga solar kini meningkat tak menjadi penghalang peminat mobil bermesin diesel.

Baca juga: Mobil Terobos Banjir, Jangan Sampai Membuat Efek Ombak Besar

Mobil bermesin diesel biasanya memakai dexlite sebagai bahan bakarnya. Ini kan sedang naik yah harganya saat ini, namun mobil bermesin diesel tetap laku. Misalnya seperti Fortuner, Panjero dan Inova tetap laku,” katanya saat dihubungi Kompas.com, Kamis (23/12/2012).

Menurut Andi, alasan banyak orang yang memilih mobil bermesin karena keunggulan dari mobil. Mobil bermesin diesel bersifat lebih irit bahan bakar, karena rasio kompresi lebih tinggi sehingga menghasilkan panas lebih sedikit.

Mitsubishi Kuda jadi alternatif pilihan mobil bekas diesel.Dok. Otomotif Group Mitsubishi Kuda jadi alternatif pilihan mobil bekas diesel.

Berkat keunggulan tersebut, bahan bakar yang digunakan akan lebih hemat. Komponen mesin di mobil ini juga lebih sederhana, maka perawatannya akan lebih murah.

Harga yang ditawarkan mobil bermesin diesel lebih tinggi dari harga mobil yang menggunakan bensin. Pembeli perlu menyiapkan dana lumayan besar untuk membeli mobil bekas bermesin diesel.

“Bujet mobil ini lebih mahal dari mobil berbahan bakar bensin. Namun, harga juga tergantung brand apa dan tahun berapa. Misalnya seperti harga mobil bekas Toyota Innova diesel dan Fortuner yang kita buka dengan harga Rp 167 juta,” kata Andi.

Melengkapi hal tersebut, Joni Gunawan, pebisnis mobil seken di WTC Mangga Dua mengatakan, konsumen butuh menyiapkan bujet kisaran Rp200 juta – Rp 300 Juta untuk membeli mobil bekas bermesin diesel.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.