Mobil Terobos Banjir Bikin Gerobak Terbalik, Ingat Adab Berkendara Lewat Genangan Air

Kompas.com - 22/12/2021, 18:33 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Menjelang Hari Raya Natal 2021 dan Tahun Baru 2022, sejumlah wilayah di Indonesia telah memasuki musim hujan. Hujan deras yang turun hampir tiap hari telah menciptakan genangan air di beberapa wilayah.

Kondisi ini membuat pengendara mobil ataupun motor wajib berhati-hati, terutama saat melintasi genangan atau banjir. Sebab tanpa kehati-hatian dan juga adab, hal ini bisa sangat merugikan orang lain.

Contoh kasus terkini seperti video yang diunggah akun @infodepok_id (22/12/2021), di mana terlihat ada mobil yang menerjang banjir di suatu daerah.

Baca juga: Prihatin Melihat Kondisi Repsol Honda Sekarang

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Info Jabodetabek (@info_jabodetabek)

Awalnya mobil berjalan normal, sampai ketika melewati sebuah gerobak. Ombak yang diciptakan mobil sampai membuat sebuah gerobak tersebut terbalik.

Sayangnya, pengendara mobil itu terus melaju. Pemilik gerobak pun harus bersusah payah mendirikan kembali gerobak yang jatuh dibantu warga sekitar.

Dimohon untuk pengguna kendaraan jika melintas jalanan banjir/genangan air untuk memelankan jalan kendaraan Anda,” tulis caption video tersebut.

Baca juga: Intip Mobil Hybrid Toyota yang Akan Diproduksi di Indonesia Tahun Depan

Jalan Maruga Raya di depan kompleks gedung Pemerintah Kota Tangerang Selatan tergenang air, Jumat (30/4/2021).KOMPAS.com/Tria Sutrisna Jalan Maruga Raya di depan kompleks gedung Pemerintah Kota Tangerang Selatan tergenang air, Jumat (30/4/2021).

Menanggapi kejadian ini, Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI) Sony Susmana, mengatakan, berkendara melewati banjir butuh adab dan etika.

“Semakin kencang kendaraan bergerak di kondisi banjir, maka semakin besar efek ombak yang berdampak kepada naiknya muka air di depan kap mesin,” ujar Sony, kepada Kompas.com (22/12/2021).

Kondisi ini malah memungkinkan air tersedot ke dalam ruang mesin dan masuk ke ruang bakar. Ujung-ujungnya dampak melewati banjir bikin mesin jebol.

Baca juga: Sirkuit Mandalika Fokus Berbenah Jelang MotoGP 2022

Sebagian wilayah Kota Batam, Kepulauan Riau, tergenang air setelah kota ini diguyur hujan lebat dari pukul 12.00 WIB hingga 14.05 WIB, Jumat (7/9/2018).KOMPAS.COM/ HADI MAULANA Sebagian wilayah Kota Batam, Kepulauan Riau, tergenang air setelah kota ini diguyur hujan lebat dari pukul 12.00 WIB hingga 14.05 WIB, Jumat (7/9/2018).

“Dan efek ombak tersebut membuat gelombang yang menciptakan dorongan di sekitarnya dan merusak atau mengganggu,” ucap Sony.

Ia juga mengatakan, ngebut saat banjir dengan harapan mesin tidak mati merupakan pola pikir yang salah.

“Jadi saat melewati banjir lakukan dengan kecepatan yang rendah, di posisi gigi 1 dan rpm rendah, plus gas konstan. Justru digeber malah bisa bikin mesin mobil mati atau rusak,” kata Sony.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.