Sesi Tes Pra-Musim MotoGP di Sepang Digelar dengan Prokes Ketat

Kompas.com - 21/12/2021, 12:42 WIB
Fabio Quartararo tes pramusim MotoGP 2020 Sepang, Malaysia. Foto: Petronas YamahaFabio Quartararo tes pramusim MotoGP 2020 Sepang, Malaysia.

JAKARTA, KOMPAS.com - Beberapa bulan lagi, sesi tes pra-musim akan bergulir di Sirkuit Sepang, Malaysia. Setelah absen cukup lama, Malaysia akhirnya mulai membuka pintu. Tapi, dengan protokol kesehatan (prokes) yang ketat.

Selain Qatar dan Texas, tidak ada seri lain yang digelar di luar Eropa selama dua musim belakangan ini. Khususnya, Asia dan Australia yang menetapkan kebijakan larangan bepergian selama pandemi Covid-19.

Dengan demikian, seri MotoGP di Sepang, Motegi (Jepang), Buriram (Thailand), dan Phillip Island (Australia), terpaksa dibatalkan.

Baca juga: Alami Diplopia, Marquez Absen di MotoGP Valencia dan Sesi Tes Jerez

Sirkuit Sepang sendiri terakhir menerima pebalap MotoGP pada Februari 2020 untuk sesi tes pra-musim. Setelah itu, barulah ditetapkan kebijakan karantina wilayah atau lockdown.

Situasi menyaksikan ajang Formula 1 dari tribune K2 Sirkuit Sepang, Malaysia.ANJU CHRISTIAN/KOMPAS.com Situasi menyaksikan ajang Formula 1 dari tribune K2 Sirkuit Sepang, Malaysia.

Musim ini, sesi tes kembali direncanakan di Asia Tenggara. Protokol kesehatan juga terus diterapkan di tahun ketiga pandemi.

Siapa pun yang ingin bepergian ke Sepang untuk shakedown test dan lalu ke IRTA test, untuk kelas MotoGP, harus mengikuti prokes yang ketat.

Kebijakan yang sama berlaku untuk sesi tes pra-musim di Pertamina Mandalika International Street Circuit, Lombok, pada 11-13 Februari 2022.

Baca juga: Sirkuit Mandalika Siap Gelar Sesi Tes Pra-Musim MotoGP Februari 2022

Dikutip dari Speedweek.com, Senin (20/12/2021), Dorna sudah mengeluarkan prokes untuk sesi tes pra-musim di Sepang. Siapa pun yang ingin ke paddock, harus menunjukkan sertifikat atau bukti sudah dua kali divaksin. Booster tidak diwajibkan.

Sirkuit Sepang, Malaysia.THEGULFRUN Sirkuit Sepang, Malaysia.

Selain itu, hasil negatif dari tes PCR, tidak boleh lebih dari 48 jam, harus ditunjukkan sebelum kedatangan. Serangkaian pertanyaan mengenai tanggal kedatangan, tempat menginap, dan lainnya, juga harus disertakan untuk mempermudah tracing.

Pemerintah Malaysia juga menetapkan aturan yang ketat mengenai penginapan. Hotelnya sudah disediakan, begitu pula dengan transportasi dari hotel ke sirkuit.

Setiap peserta juga akan dites Covid-19 secara rutin. Selain itu, dalam 14 hari sebelum kedatangan, tidak diizinkan bagi para peserta yang baru saja berasal dari Afrika Selatan, Botswana, Eswatini, Lesotho, Mozambik, Namibia, Zimbabwe, dan Malawi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.