Belajar dari Kasus BMW Terbakar, Jangan Asal Modifikasi Audio

Kompas.com - 20/12/2021, 16:21 WIB


JAKARTA, KOMPAS.com - Insiden mobil terbakar secara tiba-tiba kembali terjadi. Kali ini menimpa sedan mewah BMW 318i E46 yang terbakar di Simpang Udayana Jalan Bypass Ngurah Rai, Jimbaran, Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali, Minggu (19/12/2021).

Mobil dengan nomor polisi DK 1176 EO itu diduga mengalami masalah kelistrikan hingga menyebabkan hampir seluruh badan mobil terbakar.

“Kebakaran di sebabkan oleh adanya korsleting Audio Sistem pada kendaraan BMW 318i,” ucap Kapolsek Kuta Selatan Kompol I Ketut Sugiarta Yoga kepada Kompas.com, Senin (20/12/2021).

Akibatnya kejadian ini, kerugian ditaksir mencapai Rp 60 juta.

Baca juga: Pengalaman Berkendara Toyota Prius PHEV Menembus Jakarta-Yogyakarta

Agar kejadian seperti itu tidak terus terulang, ada baiknya jika pemilik mobil wajib mengetahui ciri mobil yang akan terbakar dan langkah-langkah penyelamatan yang harus dilakukan. Tak terkecuali penyebab utama mobil itu terbakar.

Gilang Budiman, pemilik showroom Karunia Panca Selaras Group mengatakan, mobil Eropa atau BMW cenderung mempunyai sistem kelistrikan yang lebih kompleks, maka dari itu untuk upgrade audio pemilik mobil tidak boleh jumper kabel. Artinya harus mengikuti original sistem kelistrikannya.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by INFORMASI DENPASAR dan BALI (@infodenpasar)

“Kalau memang pasang power tambahan harus install kabel baru, tarik dari aki dan harus menggunakan sikring tambahan dengan ukuran dan kualitas sikring yang baik dan benar,” ucap Gilang saat dihubungi Kompas.com, Senin (20/12/2021).

Baca juga: Daftar Kendaraan yang Kebal Ganjil Genap DKI Jakarta

Gilang melanjutkan, biasanya kalau pemilik kendaraan asal pasang atau lakukan jumper, bisa terjadi storing dan menimbulkan kebocoran arus yang bisa menyebabkan aki tekor.

“Paling parahnya terjadi korslet dan terbakar. Jadi, pastikan pilih bengkel audio yang ahli bongkar mobil Eropa,” kata dia.

Selain itu, pemilik kendaraan sebaiknya menyediakan APAR di dalam mobil, agar bisa digunakan untuk penindakan awal jika muncul percikan kecil. Kemudian segera laporkan kejadian ke pemadam kebakaran atau petugas kepolisian terdekat.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.