Cara Aman dan Minim Risiko Ajukan Kredit Mobil

Kompas.com - 18/12/2021, 11:12 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com – Sejumlah insentif diberikan pemerintah untuk mendorong laju pertumbuhan industri otomotif. Salah satu di antaranya program DP 0 persen yang diperpanjang sampai akhir 2022 dan diskon PPnBM yang berlaku hingga Desember 2021.

Direktur Utama PEFINDO Biro Kredit IdScore Yohanes Arts Abimanyu, mengatakan, kebijakan tersebut bertujuan mendorong daya beli masyarakat.

Dengan meningkatnya permintaan, khususnya di sektor kendaraan bermotor, diharapkan ikut mendongkrak jumlah permintaan kredit.

Baca juga: Pentingnya Blokir STNK Saat Kendaraan Sudah Dijual

Baca juga: Bila PPnBM Permanen Diterapkan, Honda Jamin All New BR-V Menikmatinya

CARRO-Platform jual beli mobil bekasCARRO CARRO-Platform jual beli mobil bekas

“Membeli mobil merupakan salah satu keputusan besar bagi kebanyakan orang. Karenanya, sebelum mengajukan kredit, penting bagi setiap individu untuk mengecek credit score-nya,” ujar Abimanyu, dalam keterangan resmi (17/12/2021).

“Guna mengetahui tingkat kelayakan kredit sekaligus mengetahui bagaimana penilaian bank atau leasing dan peluang permohonan kredit yang diajukan,” kata dia.

Ada sejumlah cara yang bisa dilakukan konsumen agar memperoleh rasa aman dan minim risiko saat mengajukan kredit mobil. Terutama buat yang baru pertama membeli mobil secara dicicil.

Pertama, konsumen yang ingin kredit harus memahami besaran uang muka, cicilan dan biaya lain. Sebab komponen-komponen ini akan berpengaruh pada nilai cicilan dan tenor pinjaman.

Baca juga: Hitung Ongkos Pelihara Toyota Fortuner 2.4 Diesel sampai 5 Tahun

Baca juga: Jakarta-Yogyakarta, Konsumsi BBM Toyota Fortuner Capai 10,7 Kpl

Ilustrasi membeli mobilistimewa Ilustrasi membeli mobil

Kedua, cek kemampuan bayar data kredit historis. Untuk diketahui, sebelum mengajukan kredit, penting untuk memastikan kemampuan finansial ke depannya, apakah anda sebagai calon debitur mampu menyelesaikan kewajiban kreditnya hingga selesai.

Tidak kalah pentingnya adalah mengecek apakah data kredit anda sudah ter-update sesuai kondisi saat ini seperti domisili, pekerjaan atau status kredit yang sudah berakhir atau yang saat ini masih berjalan.

Ketidakakuratan data seringkali menyebabkan proses pengajuan kredit terhambat bahkan gagal disetujui.

Baca juga: PO NPM Tambah Bus Baru dari Karoseri Laksana

Baca juga: Gambar Render Kawasaki Versys 150, Siap Saingi Honda CB150X

Pasar kendaraan bekas sepanjang 2020 meningkat dibandingkan tahun 2019, mobil bekas dan motor bekas malah diminati pada saan Pandemi.DOK. JBA INDONESIA Pasar kendaraan bekas sepanjang 2020 meningkat dibandingkan tahun 2019, mobil bekas dan motor bekas malah diminati pada saan Pandemi.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.