Jelang Nataru, Kawasan Wisata di Jawa Timur Terapkan Ganjil Genap

Kompas.com - 16/12/2021, 15:41 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Menyikapi tingginya potensi perjalanan orang di masa libur Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 (Nataru), pemerintah daerah mulai menerapkan pembatasan mobilitas.

Salah satunya adalah Satlantas Polres Mojokerto yang akan menerapkan aturan ganjil genap di jalur wisata Pacet-Trawas, Jawa Timur, selama libur Nataru.

“Aturannya diterapkan pada 24-26 Desember dan 31 Desember hingga 2 Januari 2022,” ucap Kasatlantas Polres Mojokerto AKP Arpan Bachri, Kamis (16/12/2021).

Baca juga: PCI Mau Rakit Lokal Piaggio Ape di Indonesia

Penerapan ganjil genap ini akan diberlakukan di enam titik, yakni Simpang Tiga Janti (Mojosari), Simpang Tiga Seruni (Pungging), Simpang Tiga Kesemen (Trawas), Simpang Tiga Padi (Kecamatan Gondang), Simpang Tiga Pandan (Kecamatan Pacet) dan Simpang Tiga Polsek Dlanggu.

Sedangkan waktu pemberlakuannya akan dimulai sejak pukul 08.00 WIB hingga 18.00 WIB.

Petugas gabungan menerapkan ganjil genap di depan Gerbang Tol Pasteur Bandung, Jumat (17/9/2021). Sebanyak 640 kendaraan diputarbalikkan lantaran tak sesuai dengan nomor ganjil genap hari ini.KOMPAS.com/AGIE PERMADI Petugas gabungan menerapkan ganjil genap di depan Gerbang Tol Pasteur Bandung, Jumat (17/9/2021). Sebanyak 640 kendaraan diputarbalikkan lantaran tak sesuai dengan nomor ganjil genap hari ini.

“Aturan ini kami terapkan untuk meminimalisir terjadinya kerumunan dan kepadatan kendaraan di kawasan wisata saat libur Nataru,” kata Arpan.

Selain itu, Satlantas Polres Mojokerto juga memberlakukan rekayasa lalu lintas dengan menutup sementara jalan di sekitar Stadion Gajah Mada, Mojosari pada saat malam pergantian baru.

Baca juga: Soal Aturan Perjalanan Darat, Kemenhub Masih Tunggu Keputusan Polri

“Nantinya akan kami berlakukan pengalihan arus lalu lintas mulai pukul 18.00 WIB hingga 24.00 WIB saat malam tahun baru,” kata dia.

Arpan berharap, masyarakat bisa mematuhi aturan ganjil genap selama libur Nataru berlangsung.

“Kami juga mengimbau agar masyarakat tidak melintas di kawasan ganjil genap diberlakukan agar tidak ada penumpukan kendaraan,” katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.