Siapkan Timbangan Portabel, Korlantas Cari dan Tindak Truk ODOL

Kompas.com - 14/12/2021, 13:41 WIB
Ilustrasi truk ODOL saat melewati timbangan portabel yang disiapkan Korlantas Polri. Dok. NTMC PolriIlustrasi truk ODOL saat melewati timbangan portabel yang disiapkan Korlantas Polri.
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Polisi bakal turun tangan menindak truk dengan dimensi dan kapasitas yang berlebih atau over dimension over load (ODOL). Sebab, kendaraan dengan muatan berlebih punya dampak negatif bagi kelancaran lalu lintas.

Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri menyiapkan timbangan portabel. Nantinya, alat tersebut bakal mengukur beban muatan kendaraan angkutan barang di jalan raya sebagai antisipasi kecelakaan lalu lintas.

“Kita sudah memiliki perangkat (timbangan portabel) untuk uji beban, untuk menghindari pelanggaran over kapasitas," ujar Kakorlantas Polri Irjen Pol Firman Shantyabudi, disitat dari NTMC Polri (13/12/2021).

Baca juga: All New Avanza Pakai Busi Iridium, Lebih Mahal?

Korlantas Polri siapkan timbangan portabel untuk tangani truk ODOL.Dok. NTMC Polri Korlantas Polri siapkan timbangan portabel untuk tangani truk ODOL.

Menurut Firman, kendaraan yang membawa muatan berlebih akan melaju pelan sehingga berpotensi menimbulkan kemacetan. Lalu, kendaraan tersebut juga berisiko membahayakan keselamatan dan keamanan pengguna jalan lainnya.

"Ini juga sama bila terjadi kerusakan-kerusakan jalan dan dimensi muatannya besar otomatis mengganggu jalan," ucap Firman.

"Ini kami akan memperlancar karena di atasnya berbagai macam kepentingan mulai dari ekonomi, sosial, harus kita dukung," kata dia.

Baca juga: Cerita Baterai Remote Keyless Habis, Vario Langsung Mogok

Sejumlah kendaraan melintasi tol JORR (Jakarta Outer Ring Road) menuju tol Jakarta-Cikampek di Bekasi , Jawa Barat, Kamis (23/4/2020). Menurut data Direktorat Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya sebanyak 44.550 kendaraan keluar wilayah Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi ) melewati gerbang tol Cikampek Utama jelang larangan mudik yang ditetapkan pemerintah pada (24/4/2020).ANTARA FOTO/FAKHRI HERMANSYAH Sejumlah kendaraan melintasi tol JORR (Jakarta Outer Ring Road) menuju tol Jakarta-Cikampek di Bekasi , Jawa Barat, Kamis (23/4/2020). Menurut data Direktorat Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya sebanyak 44.550 kendaraan keluar wilayah Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi ) melewati gerbang tol Cikampek Utama jelang larangan mudik yang ditetapkan pemerintah pada (24/4/2020).

Firman juga mengatakan, pihaknya telah menyiapkan 5 unit timbangan portabel untuk golongan kendaraan besar. Kemudian, 8 unit timbangan portabel untuk kendaraan kecil.
Mengenai lokasi timbangan ini berada, titiknya diklaim bakal berpindah-pindah.

Lebih lanjut, Firman berharap kehadiran timbangan portabel ini dapat meningkatkan keamanan dan keselamatan pengguna jalan.

"Kita harapkan masing-masing kendaraan memenuhi kapasitas yang diperbolehkan. Kalau melanggar, kita akan turunkan atau bongkar barangnya. Kita tidak mengeluarkan tilang. Jadi pakai saja mobil yang sama tapi minta dijemput," kata Firman.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.