Ketahui Idikasi Masalah pada Ruang Bakar Mesin Sepeda Motor

Kompas.com - 30/10/2021, 18:02 WIB
Ilustrasi ruang bakar youtube.comIlustrasi ruang bakar

JAKARTA, KOMPAS.com - Menjaga performa mesin sepeda motor bisa dilakukan dengan melakukan perawatan. Salah satu perawatan yang perlu dilakukan adalah pada bagian ruang bakar.

Ruang pembakaran merupakan bagian penting dari mesin sepeda motor berbahan bakar minyak (BBM). Pada ruang pembakaran terjadi pembakaran bahan bakar dan udara di kepala silinder.

Baca juga: Kenali Masalah pada Ruang Bakar Melalui Warna Busi

Proses pembakaran menghasilkan energi yang menggerakkan mesin, sehingga perlu diperhatikan agar ruang pembakaran selalu berada dalam kondisi baik.

Ilustrasi ruang bakar motoryoutube.com Ilustrasi ruang bakar motor

Agung Budi Raharja, Assistant General Manager Part Operation Division PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), mengatakan, jika proses pembakaran tidak sempurna, maka dapat mempengaruhi tenaga motor yang dihasilkan tidak optimal.

"Karenanya, konsumen perlu memperhatikan berbagai indikasi masalah pada ruang bakar motor serta perawatannya,” papar Agung, dalam keterangan resminya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Cara Mudah Membersihkan Kerak di Ruang Bakar Mobil

Agung menambahkan, gunakan juga produk yang tepat untuk membersihkan sisa karbon pada ruang bakar. Sehingga, turut menjaga performa mesin sepeda motor.

Cek busi motor sendiri saat WFHNGK Cek busi motor sendiri saat WFH

Berikut indikasi masalah pada ruang bakar motor yang perlu diperhatikan konsumen:
- Performa mesin motor menurun karena penumpukan karbon pada ruang bakar, sehingga pembakaran menjadi tidak sempurna.

- Konsumsi BBM menjadi lebih boros. Hal ini disebabkan oleh pembakaran yang tidak sempurna karena adanya endapan karbon yang menjadi api pada saat proses pembakaran sehingga menyebabkan adanya bahan bakar yang terbuang secara sia-sia.

- Temperatur mesin lebih tinggi karena adanya endapan karbon pada ruang bakar yang ikut terbakar dan dapat menyebabkan pre-ignition sehingga temperatur mesin lebih cepat meningkat.

- Kepala busi menghitam akibat karbon sudah menumpuk dalam ruang bakar dan untuk efek jangka panjangnya akan menyebabkan busi cepat mati.

- Adanya sisa karbon yang menumpuk pada lubang knalpot yang berasal dari residu karbon pada ruang bakar dan terbawa keluar melalui saluran gas buang.

- Bila kondisi karbon pada ruang bakar sudah cukup parah dapat menyebabkan loss kompresi (mogok). Banyaknya endapan karbon yang menumpuk pada ruang bakar akan membuat intake valve ataupun exhaust valve tidak dapat menutup dengan rapat, dan dapat menyebabkan hilangnya kompresi pada ruang bakar.

- Keluarnya asap hitam dari knalpot saat melakukan akselerasi pada rpm tinggi karena tumpukan karbon yang berasal dari ruang bakar ikut keluar melalui saluran gas buang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.