Kata Dinas Lingkungan Hidup Soal Tilang Uji Emisi

Kompas.com - 28/10/2021, 09:22 WIB
Sanksi uji emisi mobil dan motor mulai diterapkan Januari 2021 DINAS LINGKUNGAN HIDUP DKISanksi uji emisi mobil dan motor mulai diterapkan Januari 2021

JAKARTA, KOMPAS.com - Mulai 13 November 2021, mobil dan sepeda motor dengan usia pemakaian lebih dari 3 tahun yang tak lolos uji emisi di wilayah Jakarta, bakal ditilang pihak kepolisian.

Hal tersebut kerena Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 66 Tahun 2020 tentang Uji Emisi Gas Buang Kendaraan Bermotor, telah resmi diberlakukan penuh setelah sempat tertunda akibat penangananan Covid-19.

Lantas bagaimana proses penilangan dari pihak kepolisian nantinya?

Saat mengonfirmasi hal tersebut, Kepala Seksi Penyuluhan dan Hubungan Masyarakat Dinas Lingkungan Hidup DKI Yogi Ikhwan mengatakan, proses penegakan hukum dari kepolisian pada dasarnya akan berjalan seperti biasa, yakni diawali pemeriksaan kendaraan.

Baca juga: Mobil Tidak Lulus Uji Emisi, Ini yang Harus Dilakukan Pemiliknya

Seorang petugas Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta melakukan uji emisi kendaraan dinas saat peluncuran aplikasi e-Uji Emisi di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (13/8/2019). Pemprov DKI Jakarta meluncurkan aplikasi e-Uji Emisi untuk mempermudah masyarakat melakukan uji emisi kendaraan.ANTARA FOTO/ADNAN NANDA Seorang petugas Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta melakukan uji emisi kendaraan dinas saat peluncuran aplikasi e-Uji Emisi di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (13/8/2019). Pemprov DKI Jakarta meluncurkan aplikasi e-Uji Emisi untuk mempermudah masyarakat melakukan uji emisi kendaraan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Pemeriksaan seperti biasa, pastinya surat-surat kendaraan dulu, bila semua lengkap lalu akan ke hasil uji emisi dari kendaraannya. Nanti pihak berwenang akan menanyakan bukti lulus uji emisi, tapi bisa juga langsung dicek via aplikasi karena kami sudah integrasi data juga," ujar Yogi kepada Kompas.com, Rabu (27/10/2021).

Menurut Yogi, data-data kendaraan, baik motor atau mobil yang selama ini sudah melakukan uji emisi, telah disingkronkan dengan data kepolisian. Dengan demikian, pengecekan bisa dilakukan dengan mudah lewat aplikasi di lapangan.

Aplikasi yang dimaksud adalah E-Uji Emisi. Tak hanya kepolisian, Yogi mengklaim masyarakat juga bisa memberikan bukti lulus uji kendaraan via aplikasi tersebut karena memang konsepnya dibuat transparan.

Baca juga: Hyundai Creta Wira-wiri dengan Stiker Kamuflase Peta Indonesia

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Pemprov DKI Jakarta (@dkijakarta)

 

"Lewat E-Uji Emisi itu semua terbuka datanya, jadi kalau petugas nanti menanyakan hasil, pengendara bisa langsung tunjukkan. Begitu juga sebaliknya, bila pengendara mengaku sudah lulus tapi tak ada bukti kertasnya, polisi bisa cek langsung dari aplikasi itu," ucap Yogi.

Lebih lanjut, Yogi mengatakan saat ini Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta sedang melakukan sosialisasi kepada masyarakat dengan mengandeng Dinas Perhubungan (Dishub) bersama kepolisian sampai 12 November 2021.

Setelah masa sosialisasi berakhir, polisi akan langsung berjalan sendiri untuk proses penegakan hukum kepada semua mobil dan motor yang beroperasi di wilayah Jakarta namun belum lulus uji emisi.

Baca juga: Hasil Investigasi KNKT Soal Truk Trailer Mundur di Tol Banyumanik

Sanksi tarif uji emisi di DKI JakartaINSTAGRAM/DINAS LINGKUNGAN HIDUP Sanksi tarif uji emisi di DKI Jakarta

Untuk payung hukum penilangan menggunakan Pasal 285 dan Pasal 286 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ).

Besaran denda berbeda antara mobil dan motor, yakni maksimal sebesar Rp 250.000 untuk motor dan Rp 500.000 untuk mobil.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.