Motor Peserta Asia Talent Cup Sampai di Mandalika, Intip Speknya

Kompas.com - 19/10/2021, 11:42 WIB
Para pebalap Idemitsu Asia Talent Cup (IATC) 2021 Dok. ATCPara pebalap Idemitsu Asia Talent Cup (IATC) 2021

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebelum menggelar seri terakhir dari World Superbike (WorldSBK) 2021, Indonesia juga mendapat kehormatan untuk menjadi tuan rumah seri terakhir Idemitsu Asia Talent Cup (IATC) 2021.

Seri pamungkas Idemitsu ATC 2021 ini akan digelar pada 12-14 November 2021. Balapannya akan diselenggarakan di Mandalika International Street Circuit atau Sirkuit Mandalika, Lombok.

Baca juga: Pebalap Indonesia Berjuang Keras di Seri Perdana ATC Qatar

Dikutip dari akun Instagram @themandalikagp, motor balap yang akan digunakan para peserta IATC ini sudah sampai di Indonesia. Tak sedikit yang penasaran, sehebat apa atau seperti apa spesifikasi motor tersebut.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by MGPA Official #TheMandalikaGP (@themandalikagp)

Motor yang digunakan adalah Honda NSF250R. Motor ini dibekali dengan mesin berkapasitas 249,3 cc, DOHC, 4-tak, satu silinder, dan berpendingin cairan.

Meskipun hanya menggunakan mesin 250 cc satu silinder, tapi motor ini tidak bisa dipandang sebelah mata. Tenaga yang dihasilkan dapat mencapai 47,6 tk pada 13.000 rpm dan torsinya 28 Nm pada 10.500 rpm. Tenaganya berlimpah berkat adanya RAM Air-intake.

Baca juga: Selain WSBK dan MotoGP, Sirkuit Mandalika Bakal Gelar Asia Talent Cup

Honda NSF250R yang digunakan dalam ajang Idemitsu Asia Talent Cup (IATC)Dok. ATC Honda NSF250R yang digunakan dalam ajang Idemitsu Asia Talent Cup (IATC)

Dikutip dari Hondaracingcorporation.com, Senin (18/10/2021), material yang digunakan juga tidak sembarangan. Klepnya dari titanium untuk mengurangi gesekan. Titanium dipilih karena tahan terhadap tekanan dan suhu ekstrem akibat putaran mesin atau rpm yang tinggi.

Honda NSF250RHonda.co.jp Honda NSF250R

Agar mesin tetap kompak dan terpusat pada satu titik massa, maka konstruksi silindernya dibuat dengan kemiringan 15 derajat ke belakang. Untuk meningkatkan konsentrasi massa, intake manifold ditempatkan di depan cylinder head dan lubang exhaust di belakangnya.

Nikel silikon digunakan untuk melapisi bagian kepala dan dinding silinder. Fungsinya untuk mengurangi gesekan dan membuat mesin lebih awet.

Honda NSF250RHonda.co.jp Honda NSF250R

Balance shaft yang digunakan untuk meredam getaran mesin ditempatkan pada crankshaft, sehingga membantu kekuatan mesin dan konsentrasi massa. Hasilnya, putaran mesin bisa tembus hingga 14.000 rpm.

NSF250R sebenarnya merupakan hasil pengembangan dari RS125 yang menggunakan mesin 2-tak. Saat era 4-tak mengambil alih, lahirlah NSF250R ini. Bagian rangka dan swingarm dikonfigurasi ulang untuk menyesuaikan karakter mesin 4-tak.

Baca juga: Berburu Avanza Bekas di Bawah Rp 100 Juta, Paling Muda Lansiran 2014

Honda NSF250RHonda.co.jp Honda NSF250R

Berkat penggunaan material yang ringan, seperti aluminium, titanium, dan lainnya, berat kosong motor ini tidak lebih dari 84 kg. Maka itu, jika diukur power-to-weight ratio motor ini sangat baik.

Dengan tenaga yang besar, NSF250R hanya dibekali ban berukuran 95/75-17 untuk depan dan 115/75-17 untuk belakang. Sistem pengereman di bagian depan mengandalkan cakram berukuran 296 mm yang dijepit kaliper dengan empat piston. Sedangkan rem belakang, pakai cakram berukuran 186 mm dengan kaliper satu piston.

Data spesifikasi Honda NSF250R:
DIMENSIONS
Overall length 1,809 mm (71.2 in)
Overall width 560 mm (22.0 in)
Overall height 1,037 mm (40.8 in)
Wheelbase 1,219 mm (48.0 in)
Ground clearance 107 mm (4.2 in)
Seat height standard 729 mm (28.7 in)

FRAME
Type Aluminium, twin tube
Front suspension Telescopic, inverted type
Rear suspension Swinger, Pro-link
Front tire size 95/75R17
Rear tire size 115/75R17
Front brake Single disc 296 mm, with 4-piston caliper
Rear brake Single disc 186 mm, with single piston caliper
Fuel capacity 11.0 liter (2.91 US gal, 2.42 Imp. gal)

ENGINE
Type Liquid cooled 4-stroke engine
Cylinder arrangement Single cylinder, inclined 15º from vertical
Bore and stroke 78.0 x 52.2 mm (3.07 x 2.06 in)
Displacement 249.3 cm3 (15.21 cu-in)
Compression ratio 12.3:1
Valve train Chain driven, DOHC
Lubrication system Semi-dry sump, forced pressure and wet sump
Oil pump type Trochoid

Baca juga: Jedi K750 Ingin Hapus Kesan Murahan Motor Sport China

FUEL SYSTEM
Throttle body type GQD1A
Throttle bore 50 mm (2.0 in)

DRIVE TRAIN
Clutch operating system Cable operated
Clutch type Wet, multi-plate
Transmission 6 speeds constant mesh
Final reduction 2.333 (15/35T)
Gearshift pattern 1 – N – 2 – 3 – 4 – 5 – 6 (1 down and 5 up)

ELECTRICAL
Fuel Delivery System PGM-FI
Ignition system Full Transistor

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.