Bermain Ponsel Sambil Berkendara Bisa Kena Denda Rp 750.000

Kompas.com - 01/10/2021, 19:12 WIB
Ilustrasi Kecelakaan Karena Bermain Ponsel Saat Berkendara googleIlustrasi Kecelakaan Karena Bermain Ponsel Saat Berkendara

JAKARTA, KOMPAS.com - Sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) alias tilang elektronik telah resmi diberlakukan secara nasional sejak Maret 2021 silam.

Berbagai jenis pelanggaran lalu lintas dapat terekam oleh ETLE baik dari kamera statis berupa CCTV hingga kamera mobile yang terpasang di kendaraan patroli kepolisian. Salah satu pelanggaran yang diincar oleh ETLE adalah pengguna jalan yang bermain ponsel saat sedang berkendara.

Memang betul, masih jamak ditemukan para pengguna jalan baik pengendara sepeda motor maupun mobil asyik memainkan smartphone-nya saat tengah sibuk memegang kemudi kendaraannya.

Baca juga: Video Viral Mobil Ditilang karena Bawa Sepeda di Kabin, Polisi Akui Salah dan Minta Maaf

Tanpa mereka sadari, berkendara dengan fokus yang terbagi-bagi sangat berisiko menimbulkan kecelakaan lalu lintas.

Kendaraan melintas di bawah kamera Closed Circuit Television (CCTV) di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Sabtu (23/1/2021). Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menargetkan 100 kamera electronic traffic law enforcement (ETLE) terpasang di sejumlah ruas jalan di Jakarta pada 2021. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/rwa.Aprillio Akbar Kendaraan melintas di bawah kamera Closed Circuit Television (CCTV) di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Sabtu (23/1/2021). Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menargetkan 100 kamera electronic traffic law enforcement (ETLE) terpasang di sejumlah ruas jalan di Jakarta pada 2021. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/rwa.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Larangan bermain ponsel sambil berkendara tertulis jelas pada Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ), tepatnya pada Pasal 106 ayat (1) yang berbunyi:

"Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor di Jalan wajib mengemudikan kendaraannya dengan wajar dan penuh konsentrasi."

Baca juga: Ini Mobil yang Sudah Disuntik Mati tapi Masih Laris

Dalam lampiran penjelasan undang-undang tersebut, yang dimaksud dari frasa "penuh konsentrasi" adalah setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor tidak terganggu perhatiannya, salah satunya dari penggunaan telepon.

Ketika kamera ETLE berhasil merekam kejadian pelanggaran ini, sistem akan langsung memproses nomor polisi kendaraan terkait dan segera mengirimkan surat konfirmasi tilang ke alamat yang terdata.

Lantas untuk besaran denda tilang akibat menggunakan ponsel saat berkendara, telah diatur pula dalam Pasal 283 undang-undang yang sama. Disebutkan pada pasal tersebut bahwa ada sanksi berupa pidana kurungan maksimal 3 bulan atau denda paling banyak Rp 750.000.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.