Alasan Mayoritas Ban Berwarna Hitam

Kompas.com - 01/10/2021, 12:42 WIB
Ilustrasi mengecek tekanan udara pada ban motor Dok. DAMIlustrasi mengecek tekanan udara pada ban motor

JAKARTA, KOMPAS.com - Mayoritas ban kendaraan baik mobil dan sepeda motor berwarna hitam. Padahal seperti diketahui bahan dasar ban ialah karet yang berwarna putih.

Hendra Santoso, Direktur Motorindo Sejahtera Sole Distibutor Jabodebek ban Kingland, mengatakan, ban berwarna hitam karena dicampur bahan karbon hitam.

"Ban dibuat berwarna hitam karena mengandung carbon black," kata Hendra kepada Kompas.com, Rabu (29/9/2021).

Baca juga: Ini Mobil yang Sudah Disuntik Mati tapi Masih Laris

Ilustrasi pengecekan ban mobil.Dok. Bridgestone Ilustrasi pengecekan ban mobil.

Tujuan ditambahkan karbon hitam tersebut kata Hendra untuk memperkuat material ban. Tanpa karbon hitam daya tahan ban berkurang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Carbon black sehingga lebih kuat dan lebih awet. Jika ban (dibuat) berwarna maka tidak akan stabil warnanya. Maka baru dan lama akan beda jauh," kata Hendra.

Jimmy Handoyo, Technical Service & Development Department Head ban FDR, karbon hitam ditambahkan dalam proses pembuatan ban sebagai pengisi pengembang agar karet mendapat volume yang sesuai.

"Karbon hitam ditambahkan sebagai filler pengisi volume pada ban, kenapa tidak warna lain, karena sat ini carbon black paling mudah didapatkan bandingkan yang lain," kata Jimmy.

Meski saat ini mayoritas ban berwarna hitam, namun di awal penemuannya ban berwarna putih karena mengunakan karet murni.

Baca juga: Punya Fitur Cruise Control, Pengemudi Tetap Harus Waspada

Telkomsel IIMS 2019 juga dimeriahkan pameran mobil-mobil klasik.KOMPAS.com/Gilang Telkomsel IIMS 2019 juga dimeriahkan pameran mobil-mobil klasik.

Ban warna hitam mulai tenar setelah produsen mulai menambahkan karbon hitam di penghujung Perang Dunia 1.

Di awal penemuannya karbon hitam ditambahkan untuk memperkuat daya tahan ban.

Setelah diteliti, senyawa karet yang ditambahkan karbon hitam disebut mempunyai umur pakai yang lebih lama.

Jack Koenig, dalam bukunya "Spectroscopy of Polymers," menyebut ban tanpa karbon hitam mempunyai umur lebih pendek ketimbang yang ditambahkan karbon hitam.

Perbedaan kekuatannya bahkan mencapai 5.000 mil.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.