Berkendara Naik di Bak Pikap Itu Berbahaya, tapi Masih Marak

Kompas.com - 15/09/2021, 11:42 WIB
Ratusan kendaraan pick up atau mobil bak terbuka yang melintas di jalan protokol Selatan Purbalingga, Jawa Tengah diberhentikan oleh petugas pos pengamanan Simpang Sireongge, Selasa (27/6/2017). KOMPAS.com/Iqbal FahmiRatusan kendaraan pick up atau mobil bak terbuka yang melintas di jalan protokol Selatan Purbalingga, Jawa Tengah diberhentikan oleh petugas pos pengamanan Simpang Sireongge, Selasa (27/6/2017).

JAKARTA, KOMPAS.comPikap merupakan kendaraan niaga ringan yang didesain khusus untuk mengangkut barang. Barang yang diangkut akan disimpan pada bak yang ada di bagian belakang kendaraan.

Namun, minimnya fasilitas transportasi umum di Indonesia, khususnya daerah-daerah kecil, kerap membuat pikap ini jadi andalan. Pikap yang biasanya mengangkut barang berubah fungsi jadi angkutan orang.

Tanpa pilihan, bak pikap dianggap tempat yang aman untuk berkendara, padahal berbahaya.

Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia Sony Susmana mengatakan, orang yang masih naik pikap di bagian bak tidak memikirkan apa bahaya yang bisa terjadi.

Baca juga: PPKM Berlanjut, Luhut Minta Ganjil Genap Diterapkan di Tempat Wisata

Gran Max Pick UpKompas.com/Fathan Radityasani Gran Max Pick Up

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Mereka berpikir sangat simpel, kenapa harus susah kalau bisa mudah. Jadi ketika berpikir soal keselamatan, banyak sekali pertimbangannya, sehingga terlihat merepotkan,” kata Sony kepada Kompas.com, Selasa (14/9/2021).

Ketika soal keselamatan dianggap merepotkan, ini yang menjadi masalah. Bak belakang pikap itu didesain untuk membawa barang, jika digunakan untuk membawa orang, bisa membahayakan dirinya sendiri.

Baca juga: Vinales Sebut Aprilia RS-GP Lebih Melelahkan Dari Yamaha YZR-M1

“Pertama, di bak pikap tidak ada safety belt, risikonya bisa terlempar keluar apabila kendaraan kehilangan keseimbangan. Lalu, bak pikap tidak dilengkapi pelindung atap, jadi penumpang rawan terkena terpaan angin,” kata Sony.

Terakhir, tidak ada batas aman duduk secara sempurna. Jadi bisa dibilang, orang yang naik di bak pikap bagaikan terombang-ambing, sangat mudah terlempar atau jatuh keluar dari bak tersebut saat sedang berjalan.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.