Produk Lokal Masih Jadi Imunitas Suzuki di Masa Pandemi

Kompas.com - 07/09/2021, 17:31 WIB
Suzuki XL7 Alpha AT KOMPAS.COM/STANLY RAVELSuzuki XL7 Alpha AT

JAKARTA, KOMPAS.com - Meski kondisi masih di tengah pandemi Covid-19, PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) mengaku bisa menjaga tren positif dari pencapaian penjualannya sampai saat ini.

Kontribusi penjualan terbesar masih didominasi produk lokal, alias rakitan dalam negeri. Mulai dari MPV murah Ertiga, Carry yang mengisi segmen niaga ringan, XL7, sampai Karimun Wagon R yang bermain di kelas mobil murah ramah lingkungan (LCGC).

Harold Donnel, Head of 4W Brand Development & Marketing Research PT SIS, mengatakan, Suzuki di Indonesia lebih fokus pada penjualan produk lokal lantaran memiliki peran ganda selain mendongkrak penjualan domestik.

Baca juga: PPKM Level 3 Diperpanjang, Ganjil Genap di Jakarta Berlanjut

"Sejak dua atau tiga tahun lalu fokus kami memang lebih ke produk-produk buatan sini (lokal). Apalagi sekarang di masa pandemi Covid-19," ucap Harold kepada Kompas.com, Selasa (7/9/2021).

Suzuki Karimun Wagon R edisi spesial 50 tahunKOMPAS.com/Ruly Suzuki Karimun Wagon R edisi spesial 50 tahun

"Kondisi ekonomi belum terlihat baik kami genjot lagi produk dalam negeri agar bisa diekspor sehingga memberikan dampak bagi negara dari sisi neraca ekonominya," kata dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sepanjang 2021, menurut Harold, secara performa penjualan di segmen penumpang dan niaga ringan masih positif. Permintaan Carry cukup baik lantaran sektor usaha layaknya UMKM, logistik, dan kebutuhan transportasi masih berjalan.

Untuk kendaraan penumpang, Ertiga dan XL7 juga terdongkrak signifikan imbas adanya diskon PPnBM. Bahkan, meski diskon sudah turun menjadi 25 persen, diakui serapan pasarnya masih tinggi.

"Kondisi ritel terakhir di Agustus sejujurnya saya belum up-date, tapi memang membaik karena PPnBM 100 persen. Untuk kenaikannya berapa persen harus lihat data, dari dominasi antara Ertiga dan XL7 saat ini cenderung mirip-mirip, Ertiga terlihat besar karena suplai, tapi dari demand XL7 tinggi," kata Harold.

Baca juga: Mobil Listrik Mungil dari Aliansi Nissan-Mitsubishi Meluncur 2022

Suzuki Carry PikapSIS Suzuki Carry Pikap

Bila berkaca dari data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), secara garis besar realisasi penjualan mobil dalam negeri mengalami penurunan pada Juli 2021 hingga 8,4 persen untuk wholesales, dan 2,6 persen untuk ritel dibanding Juni.

Suzuki per Juli untuk wholesales menempati urutan kelima dengan jumlah 6.274 unit. Demikian juga untuk penjualan ritel atau langsung ke konsumen yang mencapai 6.508 unit.

Fleet

Penjualan Suzuki tak hanya mulus di segmen ritel, tetapi juga fleet. Pada awal semester dua 2021, tiga produk lokal yakni Karimun Wagon R, Ertiga, dan APV diklaim mengalami peningkatan drastis dibandingkan bulan sebelumnya.

Baca juga: Kabar Terbaru Suzuki Jimny 5 Pintu, Punya Mesin Hybrid Meluncur 2022

"Juli kenaikan penjualan fleet dipimpin Karimun Wagon R yang meningkat 121 persen atau 2,2 kali lipat dibanding bulan sebelumnya. Ertiga73 persen, dan APV 19 persen dibanding bulan sebelumnya," ucap Sukma Dewi, Asst. to Sales 4W Dept. Head PT SIS, beberapa waktu lalu.

Suzuki Ertiga untuk konsumen fleetSUZUKI Suzuki Ertiga untuk konsumen fleet

Tentunya, pertumbuhan penjualan di segmen fleet juga memberikan imbas yang baik bagi total penjualan ritel Suzuki yang mencapai 14,9 persen.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.