Jumlah Pelanggar Ganjil Genap di Jakarta Terus Berkurang

Kompas.com - 06/09/2021, 14:12 WIB
Aktivitas pekerja LRT di lintas 2 Cawang-Kuningan Dukuh Atas di Jalan Rasuna Said - Setiabudhi, Jakarta, Senin (17/6/2019). PT Adhi Karya (Persero) Tbk memastikan, pengerjaan LRT Jabodebek akan rampung dan beroperasi pada pertengahan 2022 mendatang. Saat ini, progress pembangunan secara keseluruhan sudah mencapai 83,5 persen. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGAktivitas pekerja LRT di lintas 2 Cawang-Kuningan Dukuh Atas di Jalan Rasuna Said - Setiabudhi, Jakarta, Senin (17/6/2019). PT Adhi Karya (Persero) Tbk memastikan, pengerjaan LRT Jabodebek akan rampung dan beroperasi pada pertengahan 2022 mendatang. Saat ini, progress pembangunan secara keseluruhan sudah mencapai 83,5 persen.

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menyebut bahwa pemahaman warga mengenai aturan pembatasan mobilitas melalui skema ganjil genap di wilayah Jakarta sudah semakin meluas.

Hal tersebut terbukti dari berkurangnya pelanggar peraturan tersebut pada tiga titik yang tersedia dalam kurun waktu sepekan ini, khususnya Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan.

"Sejak diterapkan pada 26 Agustus 2021 kemarin, di sini yang ditegur maupun diputarbalikkan semakin hari makin menurun," kata Kasie Pelanggaran Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol Sriyanto, Senin (6/9/2021).

Baca juga: Uji Coba Ganjil Genap Puncak Cianjur Bakal Diperluas

Revitalisasi Jembatan Penyeberangan Orang Bundaran Senayan di Jalan Sudirman, Jakarta, Kamis (10/1/2019). Desain ketiga JPO itu akan berbeda dengan JPO lainnya. Ketiga JPO tersebut akan dipasangi kamera closed circuit television (CCTV), akan dipasangi lift serta dilengkapi tata pencahayaan warna-warni. Revitalisasi JPO ini ditargetkan selesai pada Januari 2019.KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG Revitalisasi Jembatan Penyeberangan Orang Bundaran Senayan di Jalan Sudirman, Jakarta, Kamis (10/1/2019). Desain ketiga JPO itu akan berbeda dengan JPO lainnya. Ketiga JPO tersebut akan dipasangi kamera closed circuit television (CCTV), akan dipasangi lift serta dilengkapi tata pencahayaan warna-warni. Revitalisasi JPO ini ditargetkan selesai pada Januari 2019.

"Hari pertama itu ada 20 pelanggaran, lalu kemudian menurun 13, dan Kamis pekan lalu itu ada satu aja,” lanjut dia dalam keterangannya.

Menurut Sriyanto, para pelanggar biasanya merupakan pengemudi mobil dari luar Jakarta. Dia menilai warga DKI sudah paham soal titik ganjil genap.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Jadi biasanya yang melanggar itu entah dia ngakunya lupa atau orang luar DKI Jakarta. Kalau orang sini, sudah paham semua,” jelasnya.

Adapun para pelanggar atau pengemudi yang diminta putar balik tidak pernah melawan. Dia menyebut warga paham soal pembatasan mobilitas dengan ganjil genap.

“Mereka kooperatif. Kita dari jauh udah tunjuk (mobilnya) aja udah merasa dia,” kata Sriyanto.

Dalam kesempatan sama, ia menyebut siang hari menjadi waktu paling banyak pelanggaran terjadi. Hal itu dipicu dipicu banyaknya warga yang keluar, tidak terkecuali warga yang dari luar Jakarta.

Baca juga: Pabrikan Jepang Unggul pada Paten Mobil Listrik, Tapi Penjualan Kalah

Seorang anggota polisi sedang mengatur kendaraan di bundaran Tugu Lampu Gentur Cianjur, Jawa Barat, Jumat (3/9/2021) menyusul pemberlakuan sistem ganjil genap di kawasan Puncak hari ini.KOMPAS.COM/FIRMAN TAUFIQURRAHMAN Seorang anggota polisi sedang mengatur kendaraan di bundaran Tugu Lampu Gentur Cianjur, Jawa Barat, Jumat (3/9/2021) menyusul pemberlakuan sistem ganjil genap di kawasan Puncak hari ini.

Diketahui, dalam upaya menekan mobilitas masyarakat selama PPKM Level 3 Jakarta, Ditlantas Polda Metro Jaya menerapkan aturan ganjil genap yang merupakan pengganti penyekatan.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.