Ini Alasan Kampas Rem Mobil Tidak Habis Bersamaan

Kompas.com - 05/09/2021, 15:41 WIB
Ilustrasi kampas rem mobil Dok. Toyota AstraIlustrasi kampas rem mobil
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Setiap komponen pada mobil memiliki batas usia pemakaian masing-masing. Usia pakai dari sebuah komponen ditentukan oleh kualitas komponen itu sendiri dan perilaku pemilik kendaraan saat berkendara.

Salah satu komponen yang sering dilakukan penggantian adalah bagian kampas rem. Bagian yang juga dikenal dengan nama brake shoe atau sepatu rem ini mempunyai tugas yang cukup berat, yakni menghentikan atau mengurangi laju kendaraan.

Baca juga: Kabar Terkini Calon Avanza Baru, Meluncur Akhir Tahun dan Pakai FWD

Pada mobil, perangkat ini terbagi menjadi empat bagian, yakni dua di bagian depan dan dua lagi di bagian belakang.

Meskipun sama-sama digunakan saat berkendara, tetapi usia pakai keempat kampas rem tidaklah sama. Ada yang sudah minta ganti namun ada juga yang masih layak digunakan.

Ilustrasi kampas rem mobil dan piringan cakram.STANLY RAVEL-KOMPAS.com Ilustrasi kampas rem mobil dan piringan cakram.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Technical Support Manager PT Toyota Astra Motor (TAM), Didi Ahadi mengatakan, alasan kampas rem tidak habis secara bersamaan karena beban yang diterima masing-masing kampas rem juga tidak sama.

Maka dari itulah, meskipun empat kampas rem diganti secara bersamaan tetapi usia pemakaiannya belum tentu sama.

Baca juga: Ramai Bengkel Rombak Bodi Jadi Jetbus, Ini Tanggapan Adiputro

“Biasanya kampas rem depan akan lebih cepat habis dibandingkan kampas rem belakang, perbandingannya bisa 60:40,” katanya kepada Kompas.com belum lama ini.

Kampas rem depan biasanya akan lebih cepat habis karena memiliki beban yang lebih berat daripada kampas rem belakang.

“Bagian depan ini menerima beban yang lebih besar dibandingkan dari roda belakang, mungkin ini kebalikan dari sepeda motor yang kampas rem belakangnya lebih cepat habis,” ucapnya.

Ilustrasi piringan cakram, kaliper, dan kampas rem mobilDok. Daihatsu Indonesia Ilustrasi piringan cakram, kaliper, dan kampas rem mobil

Untuk melakukan penggantian kampas rem, Didi menyarankan, agar dilakukan secara bersamaan meskipun tingkat keausan kampas rem berbeda. Misalnya jika yang habis kampas rem depan, maka sebaiknya depan kanan kiri diganti bersamaan.

Baca juga: Penilaian Alberto Puig kepada Marc Marquez

Begitu pula untuk kampas rem belakang, maka harus diberikan perlakuan yang sama saat melakukan penggantian kampasnya.

“Biasanya yang diganti itu dua sekaligus atau sepasang, kalau bagian depan ya yang kiri dan kanan diganti. Karena kiri dan kanan habisnya biasanya bersamaan,” ujarnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.