Sering Terlewat, Ini Bahaya Minyak Rem Tak Dikuras Secara Rutin

Kompas.com - 30/08/2021, 18:21 WIB
Ilustrasi mengganti minyak rem sendiri louis-moto.co.ukIlustrasi mengganti minyak rem sendiri
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Setiap komponen pada kendaraan bermotor memiliki batas usia pemakaian menyesuaikan aktivitas harian dan jangka waktunya, termasuk juga minyak rem.

Cairan yang memiliki peran cukup vital pada sistem pengereman tersebut memiliki batas pemakaian tersendiri yakni berkisar 40.000 kilometer atau tiga tahun.

Sehingga, pada batas waktu tersebut sebaiknya pemilik segera menguras dan mengganti minyak rem dengan yang baru. Tetapi, tak jarang prilaku ini diabaikan karena lupa atau alasan lainnya.

Baca juga: Kejar Standar Euro IV, Masyarakat Diminta Tinggalkan BBM Oktan Rendah

Ilustrasi reservoir minyak remGridOto.com/Ryan Ilustrasi reservoir minyak rem

"Minyak rem itu perlu diganti dengan yang baru secara berkala, meski usia pemakaiannya tergolong panjang. Pada umumnya, diganti tiap 40.000 km atau tiga tahun tergantung mana tercapai lebih dahulu," kata Didi Ahadi, Dealer Techincal Support Dept. Head PT Toyota Astra Motor saat dihubungi Kompas.com.

Pasalnya, lanjut dia, penggantian minyak rem untuk memastikan bahwa sistem pengereman tetap terjaga dan mencegah adanya uap air yang masuk ke sistem pengereman.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Jika minyak rem tidak diganti dengan yang baru setelah melebihi masa pakai dikhawatirkan ada udara di dalam sistem pengereman. Sebab, minyak rem bisa mendidih dan menghasilkan uap air,” kata dia.

"Adanya uap air pada saluran sistem pengereman cukup berbahaya, karena bisa menyebabkan rem mengalami vapor lock atau seakan-akan blong,“ lanjut Didi.

Baca juga: Bahaya, Jangan Nongkrong dan Parkir di Jalur Penyelamat

minyak rem perlu dikuras dan diganti baruari purnomo minyak rem perlu dikuras dan diganti baru

Lalu, ketika melakukan penggantian minyak rem sebaiknya disesuaikan juga dengan spesifikasi kendaraan. Sebagaimana diketahui, spesifikasi minyak rem di pasaran berbeda-beda.

Tak sampai di sana, pengecekan volume minyak rem juga perlu diilakukan agar kemampuan pengereman tetap optimal.

"Jangan sampai volume minyak rem berkurang cukup banyak bahkan habis," ujar dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.