PPKM Lagi, Rawat Bagasi Mobil Agar Jauh dari Pengap dan Apak

Kompas.com - 10/08/2021, 11:22 WIB
Jok baris kedua bisa dilipat untuk bagasi lebih luas. KompasOtomotif-Donny AprilianandaJok baris kedua bisa dilipat untuk bagasi lebih luas.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah telah mengumumkan untuk melanjutkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4,3, dan 2 dalam upaya untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Kebijakan tersebut akan diperpanjang hingga 16 Agustus 2021, untuk wilayah Jawa dan Bali.

Hal ini tentu memilik dampak bagi kendaraan yang hanya terparkir di garasi lantaranya pemiliknya melakukan pekerjaan dari rumah atau Work From Home (WFH), sebagaimana yang telah diimbau oleh pemerintah.

Baca juga: Federal Oil Gresini Moto2 Bidik Kemenangan di Moto2 Austria

Waktu luang tentu melimpah, bisa dimanfaatkan untuk merawat mobil kesayangan yang lama parkir di garasi. Salah satunya, adalah menjaga area penyimpanan alias bagasi dari pengap, lembab, dan bau apak.

Pada umumnya proses membersihkan sebatas hisapan dari alat penyedot debu, itu pun kalau sedang menggunakan jasa cuci steam di luar. Padahal, langkah tersebut tak menjamin bagasi bebas dari jamur dan kotoran.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

CEO Makko Group Christopher Sebastian mengatakan, kalau untuk mengangkat kotoran-kotoran kecil, menggunakan alat penyedot debu (vacum cleaner) sudah cukup.

Bagasi mobil.Shutterstock Bagasi mobil.

“Namun, jika kotoran yang sudah membandel, harus diangkat menggunakan cairan sabun khusus (all purpose cleaner). Bahan pembersih ini banyak dijual di pasaran, bisa digunakan permukaan plastik, karpet, atau beludru yang bisa dijumpai pada bagasi,” ujar Christopher kepada Kompas.com pekan lalu.

Menurut Christopher, paling penting, setelah digosok gunakan obat khusus atau sabun, harus dikeringkan total.

Baca juga: Naik Motor Malam Hari Lebih Berisiko Dibanding Siang

“Jangan sampai belum kering sepenuhnya bagasi sudah ditutup rapat. Pengap dan lembab dipastikan timbul dan menjadi masalah baru,” kata dia.

Jika suhu luar panas, tidak terlalu bermasalah. Khawatirnya adalah jika suhu luar dingin, yang membuat suhu bagasi lembab dan timbul kondensasi (embun).

“Terakhir, gantungkan pewangi mobil dan tambah tempatkan moisture absorber agar tidak lembab,” ucapnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.