Bukan Asal Pasang, Ini Manfaat Bumper Belakang Truk Menurut KNKT

Kompas.com - 08/08/2021, 10:21 WIB
Ilustrasi rear underrun protection yang terpasang pada truk Kässbohrer FahrzeugwerkeIlustrasi rear underrun protection yang terpasang pada truk

JAKARTA, KOMPAS.com - Kecelakaan mobil masuk ke kolong belakang truk memiliki tingkat fatalitas yang tinggi bagi pengemudi maupun penumpang.

Tingginya korban jiwa dikarenakan luka berat pada kepala dan bagian atas tubuh. Ini disebabkan airbag sebagai pengaman gagal mengembang lantaran sensor pemicunya tidak membentur objek.

Apalagi jika mobil yang menabrak pantat truk tersebut memiliki dimensi yang lebih rendah dari sasis truk, contohnya seperti sedan, hatchback, dan city car. Otomatis sasis truk akan langsung bertemu dengan kepala pengemudi.

Baca juga: Hadiah Terbaru buat Greysia dan Apriyani, Dapat City Hatchback

Oleh karena itu, kolong belakang truk wajib diberi rear underrun protection (RUP) alias bumper belakang.

Bumper belakang sangat berperan penting dalam mengurangi risiko timbulnya korban jiwa saat terjadi kecelakaan tabrak belakang truk.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pemasangan stiker pemantul cahaya pada perangkat RUP trukTribun Jateng/Permata Putra Sejati Pemasangan stiker pemantul cahaya pada perangkat RUP truk

Berkat RUP, sensor penerima informasi benturan yang terpasang pada bagian depan mobil dapat bekerja, sehingga airbag dapat mengembang dan mengurangi efek benturan yang dirasakan pengemudi.

Ketika dihubungi Kompas.com, Sabtu (7/8/2021), Senior Investigator Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Ahmad Wildan membenarkan mengenai pentingnya fungsi bumper belakang truk ini.

"Itulah alasan KNKT begitu getol mendorong semua truk wajib dilengkapi RUP atau bumper belakang," ujar Wildan.

Baca juga: Ambulans Kosong Bolehkah Dapat Prioritas di Jalan? Begini Aturannya

Ia mengatakan bahwa KNKT telah rutin melakukan sosialisasi kepada asosiasi pengusaha truk. Rekomendasi pun sering dikirimkan kepada para pemangku kepentingan di bidangnya agar segera dirumuskan regulasi terkait pemasangan RUP pada truk.

Sebab, belum ada landasan hukum seperti undang-undang atau peraturan pemerintah yang bisa dijadikan acuan dalam aplikasi bumper belakang truk ini.

Ilustrasi kecelakaan fatal mobil menabrak pantat truk yang tidak dilengkapi RUP Ilustrasi kecelakaan fatal mobil menabrak pantat truk yang tidak dilengkapi RUP

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.