Upaya Menekan Angka Kecelakaan Truk di Jalan Raya

Kompas.com - 06/08/2021, 18:41 WIB
Truk muatan tepung yang terlibat kecelakaan saat dievakuasi petugas. istimewaTruk muatan tepung yang terlibat kecelakaan saat dievakuasi petugas.

JAKARTA, KOMPAS.com – Kecelakaan yang melibatkan truk di Indonesia masih cukup besar jumlahnya. Mulai dari truk yang kehilangan kendali di jalan menurun, rem blong, bahkan ada juga yang mundur ketika sedang menanjak.

Tentu saja kecelakaan ini tidak diinginkan oleh berbagai pihak, karena dari kejadian tersebut tentu perusahaan akan merugi. Jadi sebisa mungkin kecelakaan yang melibatkan truk di jalanan Indonesia bisa berkurang.

Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) Jawa Tengah & DIY bertekad untuk mencanangkan tahun 2021 sebagai “Tahun Kampanye Keselamatan”.

Baca juga: Aramco VR46 Siap Meluncur, Rossi Bakal Diguyur Rp 2,5 Triliun

Wakil Ketua Aptrindo Jateng & DIY bersama Ditjen Hubdat Kemenhub RIDOK. APTRINDO JATENG DAN DIY Wakil Ketua Aptrindo Jateng & DIY bersama Ditjen Hubdat Kemenhub RI

Wakil Ketua Aptrindo Jateng & DIY Bambang Widjanarko mengatakan, kampanye keselamatan ini akan bekerja sama dengaan Kementerian Perhubungan RI, Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), serta Korps Lalu Lintas Polri.

“Beberapa waktu lalu kami telah memohon kepada Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub RI dan KNKT bisa memberikan upgrading terhadap para pengemudi truk yang tergabung di Aptrindo Jateng & DIY,” kata Bambang kepada Kompas.com, Kamis (5/8/2021).

Upgrading yang dilakukan berupa teori maupun praktek lapangan yang meliputi skill, attitude, dan knowledge seputar berlalu lintas menggunakan truk. Dengan begitu, harapannya kecelakaan truk bisa berkurang di jalanan.

Baca juga: Suites Class PO Sinar Jaya dari Semarang ke Jakarta, Cuma Rp 270.000

“Kami merasa prihatin karena faktor human error masih mendominasi dalam berbagai kasus kecelakaan yang melibatkan truk. Rasanya perlu untuk diberikan cara pembuatan Sistem Manajemen Keselamatan (SMK) dan risk journey management yang baik,” ucap Bambang.

Pengemudi truk juga diharapkan bisa memahami teknologi yang ada di truk serta bagaimana tata cara pengoperasiannya yang baik. Sehingga semua fitur yang ada pada kendaraan bisa digunakan dengan optimal.

"Dalam tahun kampanye keselamatan ini, Aptrindo Jateng & DIY juga mengimbau seluruh anggotanya agar tidak lagi mempraktekkan Over Dimesion dan Over Loading (ODOL)," ucapnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.