10 Fakta Valentino Rossi, Pernah Pukul Biaggi dan Sebut Lorenzo Musuh dalam Selimut

Kompas.com - 06/08/2021, 12:01 WIB
Valentino Rossi. (Photo by KARIM JAAFAR / AFP) KARIM JAAFARValentino Rossi. (Photo by KARIM JAAFAR / AFP)
|

7. Jorge Lorenzo

Ketika Jorge Lorenzo bergabung dengan Yamaha pada 2008, Rossi melihat Lorenzo sebagai penyusup. Musuh dalam selimut.

Rossi minta memakai ban Bridgestone, sedangkan Lorenzo mendapat ban Michelin. Benar saja, Rossi menjadi juara dunia, tetapi suasana di Yamaha jadi panas sehingga keduanya dipisahkan sekat di tengah garasi.

8. Honda

Rossi pindah ke kelas premier pada tahun 2000 bersama Honda. Sejak itu, dia berhasil merebut tiga juara dunia pada 2001, 2002, dan 2003, memakai kru yang diwarisi dari Mick Doohan.

Rossi dikabarkan kesal dengan sikap Honda yang meyakini gelar juara itu karena kemampuan motor, bukan karena skill yang dimiliki.

Ketika Rossi mengumumkan akan pindah ke Yamaha pada 2004, Manajer Honda Suguru Kanazawa berkata, "Jika Rossi pergi, kami akan membuat motor yang lebih baik dan menghancurkannya."

Namun, hal itu tidak pernah terjadi dan Rossi malah membawa kesuksesan bagi Yamaha. Sejak saat itu, Rossi telah keluar dari daftar orang yang bakal diberikan kartu Natal oleh Honda.

9. Bisnis

Rossi merupakan pengusaha andal. Dia memimpin kerajaan kecil, mulai tim balap, akademi, dan bisnis apparel, yaitu VR46 Apparel, yang membuat merchandise para pebalap dan tim.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber Red Bull
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.