Belajar dari Kasus Moge Vs Skutik, Jangan Berhenti di Tengah Jalan

Kompas.com - 02/08/2021, 07:22 WIB

Selain itu, ketika pengendara wanita juga kadang tidak berhati-hati dan kurang memerhatikan kondisi di sekitarnya. Misal, seperti jarang mengecek spion atau menengok saat mau berpindah lajur sehingga rawan bersenggolan.

Agus juga mengingatkan, ketika hendak berbelok sebaiknya dilakukan dengan penuh perhitungan, pertama menyalakan lampu sein, kemudian jangan terlalu jauh ataupun terlalu dekat dengan titik belok.

Baca juga: Jangan Disepelekan, Ini Bahayanya Naik Motor Sambil Main HP

“Sein berfungsi sebagai isyarat atau tanda kita ingin berbelok, sebaiknya jarak 30 meter sebelum belok pengendara sudah menyalakan lampu sein,” kata Agus.

Sehingga pengendara yang berada di belakang dapat mengantisipasi situasi di depan. Tidak hanya memberi kode pada pengguna jalan di belakang, tapi juga pengguna jalan dari arah yang berlawanan.

“Dengan menyalakan lampu sein tepat waktu, risiko kecelakaan dapat berkurang,” katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.